Anak Lepas Gadget di Festival Dolanan Tradisional Suryodiningratan
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem, Effendy Choirie. /Ist-Nasdem.
Harianjogja.com, JAKARTA--Partai Nasdem menyatakan optimistis mampu menembus tiga besar dan memperoleh 100 kursi DPR dalam perhelatan Pemilu 2019. Partai besutan Suya Paloh ini tak akan menggubris lembaga survei yang masih menempatkan partainya di bawah parliamentary threshold sebesar 4%.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Nasdem, Effendy Choirie mengatakan, hal biasa ketika hasil survei lembaga survei tertentu yang menempatkan partainya di bawah parliamentary threshold sebesar 4%. Selain itu dalam melihat survei jangan hanya menggunakan satu lembaga saja sebagai perbandingan sehingga lebih valid.
Ketidakpercayaan sepenuhnya terhadap survei tersebut bukan tanpa alasan, mengingat, lanjutnya, pada Pemilu 2014 silam, Nasdem diprediksi lembaga survei hanya mendapatkan 1,3% suara. Namun faktanya saat itu justru memperoleh 6,7% suara sehingga cenderung meleset jauh.
“Jadi kami sudah biasa menghadapi survei-survei semacam itu, hal biasa,” terangnya dalam rilisnya, Jumat (22/3/2019).
Pria yang biasa disapa Gus Choi ini menambahkan, saat ini sebagian besar lembaga survey hanya mensurvei terkait elektabilitas partai, tidak menyangkut calegnya. Padahal kontribusi caleg pada elektabilitas partai cukup besar.
‘’Caleg Partai Nasdem sebagian besar tokoh mumpuni di daerahnya. Belum termasuk para pesohor atau artis yang tentu mempunyai kontribusi besar untuk partai,” katanya.
Berbeda dengan tanggapan lembaga survey terhadap partainya, terkait pasangan Capres Cawapres nomor 01 Jokowi – Ma’ruf, Gus Choi mengatakan sebagian besar survei menempatkan petahana di urutan pertama. Hasil survei itu sangat realistis dengan berbagai program Jokowi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Sehingga ia optimistis Jokowi – Ma’ruf akan menang dalam Pilpres 2019.
Jika ada hasil lembaga survei yang menyebutkan selisih suara antara Jokowi dan Prabowo semakin kecil, menurutnya banyak lembaga survei lain menunjukkan hasil yang sebaliknya yaitu selisih itu semakin besar. Oleh karena itu pihaknya tidak terhibur dengan itu karena fakta yang terjadi saat ini potret masyarakat yang mengapresiasi kerja Jokowi.
‘’Intinya hasil survei lembaga-lembaga survei itu menjadi bahan instrospeksi sekaligus stimulan dan dorongan untuk bekerja lebih keras lagi,’’ ujar pria yang juga nyaleg dari dapil Jawa Timur ini.
Dengan beragam bekal yang dimiliki, ia yakin Nasdem akan masuk dalam tiga besar dalam Pemilu 2019 dan memperoleh 100 kursi di DPR, sekaligus bisa mengantarkan Jokowi – Ma’ruf sebagai pemenang dalam Pilpres 2019.
“Kami akan bekerja lebih keras, lebih giat door to door untuk memastikan Jokowi menang dengan selisih yang lebih besar dibandingkan dengan Pilpres 2014,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dipastikan bukan karena ancaman kerusuhan. APPBI dan Hasan Nasbi meminta publik mengutamakan fakta.
KA Bandara YIA kini beroperasi mulai pukul 04.20 WIB dengan pilihan jadwal dan tarif yang lebih fleksibel bagi penumpang.
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto digelar pada 14 Agustus 2026 karena 16 Agustus bertepatan dengan hari Minggu.
Ditjen PAS DKI Jakarta membantah adanya intimidasi terhadap Nikita Mirzani saat diperiksa di Rutan Pondok Bambu.
Polda Jatim mengungkap 178 kasus kejahatan jalanan selama Juli 2026 dan mengamankan 206 tersangka di seluruh wilayah Jawa Timur.