Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Beroperasi Akhir 2026
Prabowo menargetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih beroperasi akhir 2026 dan pembangunan 1.582 kapal ikan modern dimulai pada 2027.
Ilustrasi CPNS./Antara Foto-Adwit B Pramono
Harianjogja.com, JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memprediksi akan ada 85.650 guru yang pensiun pada 2022 nanti.
Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi mengatakan tenaga pendidik merupakan salah satu yang penting dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Tanah Air.
Saat ini, jumlah guru yang ada di Indonesia sebanyak 3,01 juta orang yang mengajar di 218.989 sekolah. Dari jumlah itu, sebanyak 2,1 juta guru mengajar di sekolah negeri dan sebanyak 902.531 orang di sekolah swasta. Hingga kini dari jumlah guru sebanyak 3,01 juta orang itu masih membutuhkan atau kekurangan sebanyak 707.324 guru untuk sekolah negeri. Terlebih dalam tiga tahun ke depan akan ada sebanyak 85.650 guru yang akan pensiun.
"Itu akan menjadi puncak pensiun guru yang terbesar. Ini perlu dilakukan antisipasi melalui proses rekrutmen guru. Kalau tidak disiapkan betul maka dapat terjadi kekurangan guru," ujarnya, Selasa (12/3/2019).
Oleh karena itu, rekrutmen guru diperlukan untuk menggantikan guru pensiun dan memenuhi kebutuhan guru saat ini sehingga tak terjadi kekurangan tenaga pendidik.
Tujuan rekrutmen guru ada tiga yakni untuk memenuhi kekurangan guru, memenuhi karena penambahan akses seperti pembangunan sekolah baru sehingga perlu guru baru, dan memenuhi guru yang pensiun.
Untuk itu, kementerian berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) guna menyiapkan mekanisme rekrutmennya sehingga akan terpenuhi kebutuhan guru.
"Kami akan koordinasi terus dengan Kemenpan agar nanti yang pensiun pada 2022 ini bisa dipenuhi dari rekrutmen terbuka yang sekarang sudah dilakukan untuk memenuhi guru pensiun," katanya.
Didik menambahkan untuk mengatasi kekurangan guru saat ini berencana mengangkat guru honorer K2 menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK. Adapun jumlah guru honorer atau non-PNS saat ini mencapai 735.825 orang.
"Dengan adanya pengangkatan guru honorer ini bisa menjawab satu persatu wilayah Indonesia yang masih kekurangan guru. Saya harap dalam empat hingga lima tahun ke depan permasalahan kekurangan guru di seluruh Indonesia akan selesai," tuturnya.
Pengamat Pendidikan Budi Trikorayanto menuturkan saat ini rasio guru dengan siswa di Indonesia sudah mencapai 1:16. Untuk mengatasi kekurangan guru, pemerintah harus menghitung secara cermat kebutuhan guru di Indonesia. "Kekurangan guru bisa dilakukan mutasi guru dari daerah lain yang berlebih," ucapnya.
Menurut dia, masalah pendidikan di Indonesia dalam rangka peningkatan kualitas SDM, tak hanya jumlah guru tetapi masih banyak guru yang kurang bermutu. Oleh karena itu, selain memperbanyak jumlah guru, pemerintah juga harus meningkatkan kapasitas kompetensi guru di Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Prabowo menargetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih beroperasi akhir 2026 dan pembangunan 1.582 kapal ikan modern dimulai pada 2027.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.