Ukraina Buka Donasi NFT untuk Biayai Perang Lawan Rusia
Pemerintah Ukraina mengumumkan membatalkan proyek crypo namun menyiapkan NFT untuk menggalang donasi dari seluruh dunia.
Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Ibu Mufidah Kalla bertolak ke Singapura./Setwapres
Harianjogja.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi sejumlah pejabat berangkat ke Singapura untuk menjenguk Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tengah menjalani perawatan. Mereka bertolak pada Minggu (3/3/2019) siang.
Seperti diketahui, Ani Yudhoyono sudah dirawat di Rumah Sakit National University Singapore, Singapura semenjak Februari lalu. Ibu negara menurut dokter yang mendiagnosa mengidap kanker darah.
"Ya tentu saya merasa [sedih] mari kita mendoakan agar Ibu Ani bisa kembali sembuh dari penyakitnya. [Mari] sama-sama mendoakan untuk kesembuhan beliau," kata JK.
Dalam perjalanannya ke Singapura ini, Wapres didampingi istri Mufidah Jusuf Kalla, juga turut serta Mantan Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Rahmat Witular, Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, serta Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Husain Abdullah.
Rencananya usai membesuk istri SBY, Wapres kembali ke tanah air pada hari yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah Ukraina mengumumkan membatalkan proyek crypo namun menyiapkan NFT untuk menggalang donasi dari seluruh dunia.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.