Korban Tewas Akibat Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 14 Orang
BNPB mencatat 14 orang meninggal akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 2.000 warga mengungsi dan puluhan rumah mengalami kerusakan.
Ilustrasi Pasangan/Reuters
Harianjogja.com, SRAGEN - Sepasang muda-mudi terekam kamera tengah memadu kasih di Taman Ganesha Sukowati, Desa Sine, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Video sepasang muda-mudi itu pun dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi bahan gunjingan warganet.
Video tersebut viral setelah diunggah pengguna akun Facebook Joeniar Andriyan Bee di Grup Facebook ICWS (info cegatan wilayah sragen), Minggu (17/2/2019). Ia menjelaskan video tersebut diambil sekitar Pukul 16.30 WIB, namun tanpa keterangan hari yang jelas.
Pasangan pada video viral itu dikabarkan tengah memadu kasih di Taman Ganesha Sukowati Sragen. "Sepasang muda-mudi sedang memadu kasih alias hoho hihe," tulis pengguna akun Facebook Joeniar Andriyan Bee.
Berdasarkan video yang diunggah, memang tampak pasangan pria dan wanita sedang berduaan di dekat semak-semak. Namun perilaku kedua orang itu tak begitu jelas karena durasi video hanya empat detik. Meski begitu, warganet menduga pria dan wanita pada video viral itu tengah melakukan hal tak senonoh di tempat umum, dalam hal ini di Taman Ganesha Sukowati Sragen. Beragam cercaan dilontarkan warganet kepada sepasang muda-mudi yang dikabarkan tengah memadu kasih tersebut.
"Mesum. Perlu diciduk," tulis pengguna akun Wimpy IthoeAyoex.
"Memalukan Bumi Sukowati [Sragen]," imbuh pengguna akun Senopati Arga Danank.
"Moral bejat. Ngene ki ngelek2 i cah sragen [Yang begini mencoreng nama anak Sragen]," ungkap pengguna akun Putu Narend Balinesia.
Di sisi lain, video yang belum jelas kronologinya tersebut juga membuat warganet was-was dengan tingkah para anak muda. Mereka menilai orang tua perlu menerapkan pengawasan ketat terhadap anak mereka agar tak melakukan hal tak senonoh di tempat umum.
Sementara itu, pengguna akun Joeniar Andriyan Bee berharap ada tindakan dari pihak berwenang agar kejadian yang menurutnya tak senonoh di tempat umum semacam itu bisa dicegah. "Mohon setiap hari dilakukan razia keliling, karena banyak semak panjang dan tempat sepi, dimohon untuk ortu selalu mengawasi putra-putrinya," tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
BNPB mencatat 14 orang meninggal akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 2.000 warga mengungsi dan puluhan rumah mengalami kerusakan.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.