Kemenpar Perketat Keselamatan Wisatawan di Kawasan Gunung Api
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Presiden Joko Widodo menyambangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, di Hambalang, Bogor./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Sebuah survei terbaru tentang elektabilitas calon presiden-calon wakil presiden Pemilu 2019 dikeluarkan oleh Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).
Hasilnya, menunjukkan elektabilitas pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma\'ruf Amin unggul tipis dari nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Puskaptis, Husin Yazid saat merilis hasil survei di Jakarta, Selasa (29/1/2019), mengatakan elektabilitas pasangan calon presiden-wapres nomor urut 01, Jokowi-Ma\'ruf sebesar 45,90%, sementara nomor urut 02, Prabowo-Sandi, 41,80%.
Sedangkan, responden yang belum menentukan pilihan atau "swing voters", tetapi akan berpartisipasi dalam Pilpres 2019, sebesar 12,30%. Tingginya tingkat elektabilitas Jokowi-Ma\'ruf tak terlepas dari figur kedua tokoh itu untuk melanjutkan pembangunan, merakyat dan berpengalaman.
Sementara elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 41,80% karena dampak dari berbagai alasan yang diungkapkan publik diantaranya, menginginkan perubahan dan presiden baru.
"Sosok Prabowo-Sandi dipandang mampu memperbaiki kondisi ekonomi saat ini serta memiliki karakter tegas dan berwibawa," katanya. Survei Puskaptis mendapati, masyarakat yang menginginkan Jokowi jadi presiden lagi sebesar 46,61%, masih di bawah 50% yang berarti angka rawan bagi seorang incumbent.
"Hasil tipis ini menjadi modal awal bagi capres-cawapres, Prabowo-Sandi, sekalipun untuk sementara pasangan Jokowi-Ma\'ruf unggul sekitar 4,1persen," ujar Husin. Perbedaan tingkat elektabilitas di bawah 10 persen dapat disimpulkan bahwa Jokowi-Ma\'ruf belum unggul secara signifikan dari Prabowo-Sandi.
"Mengingat waktu masih tersisa tiga bulan ke depan, Prabowo-Sandi bisa mengejar ketertinggalan dengan meraih simpati publik," ucapnya. Sementara itu, survei tersebut dilakukan pada 8 Januari-14 Januari 2019 secara proporsional di 34 Provinsi dengan responden 2.100 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.