DPR AS Siapkan Pemungutan Suara untuk Mengakhiri Shutdown

Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho Selasa, 15 Januari 2019 11:37 WIB
DPR AS Siapkan Pemungutan Suara untuk Mengakhiri Shutdown

Papan pengumuman menyatakan gedung National Archive di Washington DC, AS ditutup selama government shutdown (penutupan pemerintah) sementara diberlakukan, Sabtu (22/12/2018)./Reuters-Joshua Roberts

Harianjogja.com, JAKARTA--Partai Demokrat dari anggota DPR Amerika Serikat merencanakan pemungutan suara untuk mengakhiri penutupan sebagian pemerintahan (government shutdown).

Dilansir Bloomberg, senator dari Partai Demokrat dan Republik bertemu untuk pertama kalinya guna membahas jalan keluar dari shutdown pada Senin (14/1/2019), namun tampaknya tidak menghasilkan kesimpulan apa pun.

Sementara itu, Presiden Donald Trump menegaskan bahwa dia tidak akan menandatangani kesepakatan sementara tanpa adanya pendanaan untuk tembok di perbatasan Meksiko.

Demokrat merencanakan pemungutan suara pada Selasa guna menyetujui RUU untuk membuka sembilan departemen dan puluhan lembaga hingga 1 Februari mendatang. RUU tersebut akan diterbitkan di bawah prosedur DPR setelah mendapat dukungan dari dua pertiga majelis, termasuk dari Republik,

Pada hari Kamis (17/1/2019), Demokrat berencana melakukan pemungutan suara pada RUU tersebut untuk membuka sebagian pemerintahan yang ditutup hingga 28 Februari, menurut teks dari RUU yang diposting di situs web resmi DPR AS.

Langkah-langkah tersebut kecil kemungkinan didukung oleh GOP dan berlanjut menuju Senat karena tidak memasukkan pendanaan senilai US$5,7 miliar yang diinginkan Trump.

‘Opsi Tambahan’

“RUU pendanaan tersebut memberikan Presiden Trump dan Senator partai Republik opsi tambahan untuk mengakhiri shutdown dan memberikan waktu untuk negosiasi mengenai keamanan perbatasan dan kebijakan imigrasi," kata Ketua Komite Pengalokasian, Nita Lowey, seperti dikutip Bloomberg.

Anggota parlemen dari kedua pihak telah berusaha untuk menemukan titik tengah, namun masih belum tercapai hingga saat ini. Senator partai Republik dan Demokrat bertemu pada Senin sore untuk mencoba memetakan rencana ke depan.

Senator partai Demokrat, Tim Kaine mengatakan Demokrat berargumen bahwa pemerintah perlu dibuka kembali sebelum pembicaraan mengenai keamanan perbatasan dilakukan. "Kami tidak melakukan diskusi sampai pemerintah dibuka kembali," kata Kaine.

Sementara itu, Senator John Cornyn dari Texas, yang juga penasihat tim kepemimpinan GOP untuk McConnell, mengatakan para pemimpin bersedia untuk mempertimbangkan usulan para senator.

"Mungkin mereka bisa menemukan beberapa alternatif," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online