DHAUP AGENG: Tahan Godaan, Harapan Tokoh Agama untuk Mempelai

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Minggu, 06 Januari 2019 22:50 WIB
DHAUP AGENG: Tahan Godaan, Harapan Tokoh Agama untuk Mempelai

Dhaup Ageng pernikahan BPH Bimantoro dengan Maya Lakhsita Noorya di Bangsal Sewatama, Pura Pakualaman, Minggu (6/1/2019) malam./Harian Jogja-Desi Suryanto

Harianjogja.com, JOGJADhaup Ageng pernikahan BPH Bimantoro dengan Maya Lakhsita Noorya di Bangsal Sewatama, Pura Pakualaman, Minggu (6/1/2019) malam mengesankan khalayak.

Abdul Muhaimin, Ketua Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama (PKUB) terkesan dengan KGPAA Paku Alam X yang dinilai populis dan bisa bertukar pikiran dengan siapa saja.

“Termasuk dengan Paku Alam sebelumnya juga begitu. Itulah mengapa resepsi ini juga mengundang masyarakat,” kata dia.

Secara khusus, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Umahat Kotagede itu mengharapkan agar kedua mempelai mampu membangun keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Menurut dia, untuk mencapai keluarga yang sakinah mawadah warahmah membutuhkan tahapan-tahapan. “Untuk mencapai taraf sakinah, setidaknya butuh lima tahun. Itu masa-masa harmonisasi dalam keluarga,” katanya.

Adapun taraf mawadah bisa dilewati hingga 10 tahun. Selama proses tersebut banyak sekali godaan-godaan yang harus dilalui mempelai.

“Kalau lulus ke tahap selanjutnya, mereka akan mencapai taraf warahmah setidaknya itu usia perkawinan perak atau 25 tahun. Saya berharap kedua mempelai bisa mencapai taraf tersebut,” ujar dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online