Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA – Survei terbaru mengenai elektabilitas capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 masih mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma\'ruf Amin.
Lembaga survei Median merilis hasil penelitian terkait Pilpres 2019. Dari hasil itu, diketahui elektabilitas capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma\'ruf Amin sebesar 47,7%, sementara capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencapai 35,5 %.
Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan, dari penelitian yang dilakukan, keluar angka sebesar 16,8 persen yang belum menentukan pilihan dari 1.200 responden.
"Jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, pasangan manakah yang Anda pilih menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia?" kata Rico di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).
Menurut dia, keunggulan pasangan petahana ini belum bisa dibilang aman. Itu karena hingga kini, elektabilitas pasangan petahana dalam survei selalu di bawah 50 persen.
"Jokowi unggul sementara, tapi di bawah 50 persen. Prabowo tertinggal sementara, tapi jaraknya tidak terlalu jauh. Hanya 12,2 persen," ujarnya.
Sementara itu, Rico menjelaskan alasan pasangan nomor urut 02 itu masih tertinggal. Kata dia, karena mereka hingga kini belum juga memberikan solusi terbaik kepada masyarakat ihwal masalah perekonomian.
"Persepsi atas kompetensi Prabowo memperbaiki situasi ekonomi saat ini [yang menjadi perhatian utama pemilih] belum terbentuk dengan baik," ucapnya.
Sekadar informasi, survei dilakukan dengan melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei itu dilakukan pada 4-16 November 2018 dengan 1.200 orang responden. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.