Bus Tunggal Dara Terbakar di Tol Semarang-Solo, 18 Orang Selamat
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Sopir angkt di Purwakarta mencopot stiker bergambar Joko Widodo/Okezone-Mulyana
Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Prabowo menyindir kubu Jokowi terkait polemik poster Jokowi mengenakan mahkota bak raja.
Poster Calon Presiden nomor 1 Jokowi – Maruf Amin bergaya ala raja jawa sempat beredar di beberapa daerah termasuk Banyumas, Jawa Tengah, ternyata diproduksi kelompok Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI) setempat.
Padahal PDIP sempat menuding poster itu dibuat dari kubu lawan, yakni Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
Menanggapi hal itu, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga Uno, Sodiq Mudjahid menyindir PDIP bergaya maling teriak maling.
"Ya itulah gaya mereka, bukan sekali itu bergaya begitu, bergaya maling teriak maling," kata Sodik kepada Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Senin (19/11/2018).
Ia menuding, gaya maling teriak maling itu bukan kali pertama dilakukan kubu Jokowi – Maruf Amin.
Sodik mengklaim, spanduk 2019 Ganti Presiden yang sempat beredar di wilayah tanah suci Mekah Arab Saudi juga dibuat oleh kubu Jokowi – Maruf Amin untuk menyerang Prabowo.
"Kasus spanduk ganti presiden di wilayah haji juga begitu, buat sendiri, lantas tuduh dan serang Prabowo. Rekam dan sebarkan," ujarnya.
Sodik menegaskan, pihaknya tidak ingin terlalu menanggapi soal serangan-serangan yang dianggapnya \'murahan\'.
Pasalnya, Sodik mengklaim tim Prabowo-Sandiaga selalu fokus pada visi-misi serta program untuk Pilpres 2019.
"Dari awal kami mau main di sektor itu. Kekuatan kami di sana. Kampanye visi misi, bukan ecek-ecek," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
BMKG tidak mendeteksi hujan saat bongkahan es merusak rumah di Pandak, Bantul. Asal-usul fenomena tersebut masih perlu dianalisis lebih lanjut.
Nelayan Gunungkidul mulai menangkap gurita. Sekali melaut, hasil tangkapan bisa mencapai 15 kilogram dengan harga hingga Rp100.000 per kilogram.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Borneo FC tanpa Ze Valente. Caretaker Guntur Cahyo Utomo menegaskan kekuatan tim terletak pada kolektivitas pemain.
Bahlil Lahadalia melarang ekspor SDA Indonesia transit di negara lain. Ia meminta pengiriman LNG dan mineral langsung ke negara tujuan.