Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Ilustrasi petugas memindahkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di Jakarta, beberapa waktu lalu./Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA- Partai oposisi mengkritik pemerintah ihwal kebijakan kenaikan harga premium yang semula telah diumumkan lalu dibatalkan.
Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Imelda Sari menganggap Pemerintahan Jokowi - Jusuf Kalla seperti tak mempunyai keyakinan dalam memutuskan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium.
Menurutnya keputusan pemerintah diambil secara gegabah dan terlalu cepat.
"Untuk keputusan itu menjadi keputusan pemerintah. Namun yang menjadi catatan kami, keputusan yang diambil secara tidak matang tersebut, gegabah atau terlalu cepat, menurut saya menjadi tidak tepat," kata Imelda dalam diskusi bertemakan BBM dan Situasi Kita, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).
Imelda pun menyoroti bahwa adanya miskomunikasi antara Presiden Jokowi dengan Menteri ESDM Ignatius Jonan, yang kini menjadi polemik.
Menurut Imelda untuk ke depannya koordinasi Presiden bersama para menterinya tetap selaras dalam mengambil keputusan.
"Saya melihatnya sebagai orang komunikasi memang ini ada ketidakyakinan pada keputusan yang diambil secara matang. Itulah yang kemudian terjadi miskomunikasi. Saya pikir ke depan itulah yang harus diperbaiki pemerintahan ini," ujar Imelda.
Apalagi kata Imelda, saat ini tengah hangat isu merosotnya nilai tukar mata uang rupiah. Sehingga pemerintah tidak tepat dalam mengambil keputusan untuk menaikkan harga BBM.
"Ini ada pertimbangan yang lain. Karena mau Pemilu 2019. Sementara dari pengalaman kami pada 2008 saat SBY [Susilo Bambang Yudhoyono] menaikkan toh pemilu akan dilakukan. Tapi kenaikan diperlukan karena keputusan itu lebih besar dan diikuti dengan pemberian BLT [Bantuan Langsung Tunai]," tutup Imelda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.