BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa-Tsunami Sulteng 844 Orang

Newswire
Newswire Senin, 01 Oktober 2018 15:37 WIB
BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa-Tsunami Sulteng 844 Orang

Warga melihat bangunan pusat perbelanjaan yang ambruk akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/2018). /Antara Foto-Rolex Malaha

Harianjogja.com, JAKARTA-Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah sebanyak 844 orang.

"Data itu masih bisa bertambah karena jenazah terus berdatangan," kata Sutopo dalam jumpa pers tentang penanganan gempa dan tsunami Sulawesi Tengah di Graha BNPB, Jakarta, Senin (1/10/2018).

Selain karena jenazah masih terus berdatangan, Sutopo mengatakan belum semua wilayah terdampak gempa dan tsunami memberikan informasi tentang korban meninggal dunia.

"Dari Kabupaten Sigi belum ada informasi," ujarnya.

Terkait jumlah korban meninggal dunia versi lain yang menyatakan, mencapai 1.203 orang, Sutopo mengatakan itu bukan angka resmi dari posko induk penanganan gempa dan tsunami, melainkan hanya perkiraan.

Angka yang dikeluarkan BNPB adalah korban meninggal dunia yang jenazahnya sudah ditemukan.

"Mohon masyarakat mengacu data dari BNPB yang berasal dari Posko induk," katanya.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada Jumat (28/9/2018) pukul 17.02 WIB.

Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer itu berada pada 27 kilometer Timur Laut Donggala.

BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami dengan status Siaga (tinggi potensi tsunami 0,5 meter hingga tiga meter) di pantai Donggala bagian barat, dan status Waspada (tinggi potensi tsunami kurang dari 0,5 meter) di pantai Donggala bagian utara, Mamuju bagian utara dan Kota Palu bagian barat.

BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami sejak Jumat (28/9/2018) pukul 17.36 WIB.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online