Mutasi Besar Kejagung Sentuh 90 Kajari se-Indonesia
Kejagung memutasi 90 Kajari di Indonesia, termasuk pergantian Kajari Jakarta Barat berdasarkan SK tertanggal 29 Juli 2026.
KSP Moeldoko (kiri) bersama Menkes Nila Moeloek. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA – Kepala Staf Kepresiden (KSP) Moeldoko menanggapi hasil Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) menggelar Ijtimak Ulama II di Hotel Gran Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang mengukuhkan dukungan ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Moeldoko meminta agar kubu yang berkompetisi di Pilpres tidak membawa-bawa agama ke ranah politik. Panglima TNI era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berharap ada pemisahan antara ranah agama dengan segi politik.
"Saran saya jangan agama dibawa ke politik. Karena kalau agama dibawa bawa ke politik, kasihan umat. Mau ke mana nanti kan," kata Moeldoko saat menghadiri acara kampanye nasional pencegahan stunting di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).
Moeldoko tidak menampik memang ada hubungan antara agama dan politik. Hanya saja, dia meminta agar agama tidak dipolitisasi ke salah satu pasangan calon presiden, karena akan membingungkan masyarakat.
"Bukan enggak ada hubungannya antara agama dan politik, ada. Cuman jangan agama dibawa ke arah politik yang akhirnya, masyarakat menjadi bingung," terangnya.
"Sudah banyak ya, sudah banyak contoh. Para public figure yang tadinya giat di agama beralih ke politik, akhirnya massanya jadi hilang. Jangan sampai itu terjadi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Kejagung memutasi 90 Kajari di Indonesia, termasuk pergantian Kajari Jakarta Barat berdasarkan SK tertanggal 29 Juli 2026.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi harapan Indonesia di perempat final Taipei Open 2026.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.