Kasus Leptospirosis Meluas di Sleman, Warga Diminta Waspada
Dinkes Sleman mencatat 112 kasus leptospirosis dengan dua kematian terkonfirmasi. Warga diminta waspada terhadap penularan dan gejalanya.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan pertemuan tertutup dengan Monsinyur Ignatius Suharyo dan sejumlah Uskup. /Suara.com-Dwi Bowo Raharjo
Harianjogja.com, JAKARTA- Presiden Joko Widodo atau Jokowi berkunjung ke kantor Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) di Jalan Taman Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018) pagi.
Jokowi mengklaim pertemuannya dengan tokoh Kristen itu tidak membicarakan isu Pilpres 2019. Seperti diketahui, Jokowi kembali mencalonkan diri sebagai calon presiden di Pilpres 2019 bersama Maruf Amin.
Jokowi baru saja bertemu dengan Monsinyur Ignatius Suharyo dan sejumlah Uskup yang tergabung dalam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Pertemuan berlangsung tertutup.
Nanti sore, Presiden juga dijadwalkan akan menyambangi Kantor Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Sesuai pertemun, Jokowi mengatakan banyak hal yang dibicarakan. Diantaranya soal Pancasila dan keanekaragaman di tanah air.
"Saya menyampaikan mengenai yang berkaitan dengan Pancasila, dengan keragaman, perbedaan, agama, suku, adat, tradisi yang terus harus kita rawat, kita jaga," ujar Jokowi.
Jokowi meminta kerukunan dan persatuan di tanah air terus dijaga dengan baik. "Dan yang terakhir beberapa hal yang berkaitan dengan isu di daerah," katanya.
Meski begitu, Jokowi tidak menjelaskan isu di daerah yang dibahas dalam pertemuan ini.
Jokowi sempat tertawa saat ditanya wartawan pertemuan dengan KWI dan PGI kapasitasnya sebagai Presiden atau Calon Presiden 2019.
"Tadi kan sudah saya sampaikan, berbicara mengenai Pancasila, mengenai keragaman, perbedaan perbedaan, tidak ada yang urusannya dengan Pilpres," ujar Jokowi.
Jokowi kemudian mengklaim pertemuan dengan Suharyo dan Uskup hanya membahas soal Pancasila dan keanekaragaman di tanah air. Selain itu sejumlah isu yang ada di daerah juga dibicarakan. Tetapi, Jokowi tidak menjelaskan salah satu isu di daerah yang dibahas.
"Saya menyampaikan mengenai yang berkaitan dengan Pancasila, dengan keragaman, perbedaan, agama, suku, adat, tradisi yang terus harus kita rawat, kita jaga," kata Jokowi.
Dalam pertemuan tertutup di Kantor KWI, Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Hadir juga Sekjen Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Dinkes Sleman mencatat 112 kasus leptospirosis dengan dua kematian terkonfirmasi. Warga diminta waspada terhadap penularan dan gejalanya.
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Kejagung menggeledah enam lokasi di Jakarta terkait dugaan korupsi nikel Sulawesi Tenggara periode 2013-2025 dan menyita uang Rp11,795 miliar.
TNBTS mengingatkan wisatawan mematuhi batas aman kawah Bromo pascaerupsi Kamis (5/11/2026). Status gunung masih Level II atau waspada.
Wamenko Pangan Hanif Faisol menegaskan tidak ada PSN atau proyek cetak sawah di TN Wasur. Lahan bekas karhutla harus dikembalikan sesuai fungsi ruangnya.