AI Google Keliru, Kamera Flock Disebut Simpan Emas Rp12,5 Juta
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Yohanis Gama Marschal Lau didampingi orang tuanya menuju Jakarta, Sabtu (18/8/2018). /Ist-Facebook @aloisweha
Harianjogja.com, JAKARTA-Joni yang memiliki nama lengkap Yohanes Ande Kalla menceritakan aksinya yang memanjat tiang bendera untuk membetulkan tali tersangkut saat upacara peringatan HUT Ke-73 RI di Pantai Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rupanya saat peristiwa tersangkutnya tali bendera itu, Joni sedang tak berada di lapangan upacara melainkan sedang di pos kesehatan. Siswa SMP berumur 14 tahun itu mengaku mengalami sakit perut sehingga ia memilih beradw di posko kesehatan.
"Saya sakit perut terus naik ke [pos] kesehatan," kata Joni saat diundang Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2018).
Saat di posko kesehatan itu, Joni mendengar Wakil Bupati Belu yang menjadi inspektur upacara meminta siapa saja untuk membetulkan tali yang tersangkut itu. Mendengar pengumuman itu, Joni langsung bangkit, melepaskan sepatunya lalu berlari menuju tiang bendera.
"Terdengar Bapak Wakil Bupati bilang siapa yang bisa naik tiang bendera ini. Saya langsung buka sepatu, langsung naik tiang bendera," cerita Joni.
Saat memanjat, Joni mengaku tidak memikirkan apa-apa, bahkan tak terpikirkan perutnya yang sedang sakit sebelumnya. Dia hanya ingin agar tali yang putus tersebut bisa dibetulkan agar Merah Putih bisa naik ke atas tiang dan berkibar dengan sempurna.
"Enggak pikirkan apa-apa, lari buka sepatu, langsung naik," katanya.
Saat Joni memanjat, ia mengaku diteriaki banyak orang yang memintanya segera turun. Namun, ia mengabaikan teriakan-teriakan itu dan melanjutkan upayanya menuju ke atas. Ia sempat berhenti di tengah tiang yang tingginya mencapai 12 meter itu.
"Naik sampai tengah berhenti tarik nafas, sampai di atas talinya digigit supaya talinya turun biar bisa ngibarin bendera merah putih," tutur Joni.
Mendengar cerita Joni, Menpora Imam Nahrawi mengapresiasinya. Ia menganggap Joni sebagai pahlawan yang berjuang agar Merah Putih tetap berkibar di daerah perbatasan, apalagi berbatasan dengan negara yang pernah menjadi bagian dari Indonesia, yakni Timor Leste.
"Kita bersukur siang ini bertemu pahlawan kita anak muda yang sangat heroik untuk merah putih tentu anugerah Tuhan yang luar biasa," kata Imam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
OJK mengkaji dampak penutupan 833 dapur SPPG terhadap kredit perbankan, termasuk jumlah SPPG yang mendapat pembiayaan bank.
Pertamina mengungkap program streamlining anak usaha yang telah dilakukan pada semester I/2026 setelah mendapat arahan Presiden Prabowo.
KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan 234.815 kursi KA Jarak Jauh selama libur HUT ke-81 RI, 13-18 Agustus 2026.
Bendera Merah Putih sepanjang 1 kilometer akan dibentangkan dalam Parade Kebangsaan di Jogja dengan lebih dari 2.000 peserta.
Gerhana matahari total di Eropa memicu lonjakan harga hotel hingga lebih dari 500 persen. Namun di saat yang sama, Spanyol menghadapi darurat kebakaran hutan de