Soal Ketua Tim Pemenangan, PPP: Sepenuhnya Diserahkan Presiden

Newswire
Newswire Senin, 13 Agustus 2018 18:17 WIB
Soal Ketua Tim Pemenangan, PPP: Sepenuhnya Diserahkan Presiden

Jokowi kemudian memakai kemeja dengan tulisan yang sama namun dengan desain yang berbeda pada Minggu (12/8/2018) pagi ketika dirinya datang ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan keikutsertaan Pemilihan Presiden 2019./Bisnis-Yodie Hardiyan

Harianjogja.com, JAKARTA-Pertemuan para sekretaris jenderal sembilan partai koalisi tidak mengusulkan nama-nama untuk ketua tim pemenangan (tim kampanye nasional). Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani.

Posisi ketua tim sepenuhnya diserahkan kepada calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menentukan, kata Arsul Sani di Jakarta, Senin (13/8/2018).

Sebelumnya, para sekjen partai politik koalisi pendukung Jokowi-Ma\'ruf Amin telah selesai menyusun struktur Tim Kampanye Nasional, namun masih menyisakan satu nama ketua yang nantinya diumumkan Jokowi.

Wakil Presiden M Jusuf Kalla yang sempat disebut-sebut sebagai ketua tim pemenangan menurut Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johny G Plate ditempatkan sebagai Ketua Dewan Penasihat.

JK, melalui Juru Bicaranya sebelumnya menyatakan menolak bila ditempatkan sebagai ketua tim pemenangan. "Namun, sikap Pak JK lebih memilih fokus melaksanakan tugas pemerintahan. Bukannya menolak, melainkan Pak JK memilih menjadi penjaga gawang saja," kata Juru Bicara Wapres Husain, Jumat (10/8/2018).

JK sendiri menyatakan bersedia bila ditempatkan dalam posisi dewan penasihat. "Kalau penasihat tentu, karena memberikan pandangan-pandangan," kata Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (13/8/2018).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online