Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Korupsi IUP PT QSS
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. /Suara.com-Arga
Harianjogja.com, JAKARTA- Bakal calon presiden Prabowo Subianto mengaku kelelahan setelah menjalani rangkain pendaftaran sebagai peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ke KPU.
Karenanya, ia memilih untuk istirahat dan tidur, Sabtu (11/8/2018). Prabowo mengatakan bahwa dirinya tidak akan bertemu dengan SBY hari ini.
"Enggak, beberapa hari lagi. Saya mau istirahat, enggak tidur-tidur," kata Prabowo saat meninggalkan kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2018) malam.
Untuk diketahui, rencana pertemuan itu disampaikan oleh Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean di rumah SBY, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018).
Ferdinand menjelaskan seharusnya pertemuan itu dilangsungkan pada Jumat.
Namun, pertemuan itu urung dilaksanakan lantaran SBY telah memiliki jadwal lain, yakni merayakan ulang tahun putra sulungnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang jatuh pada hari yang sama.
Oleh sebab itu, jadwal pertemuan itu diatur ulang menjadi hari, Sabtu (11/8/2018). Akan tetapi, Ferdinand belum mengetahui jam berapa pertemuan SBY dan Prabowo akan dilangsungkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.
Peringatan 20 tahun gempa Jogja jadi momentum penguatan kesiapsiagaan bencana berbasis teknologi, kolaborasi, dan edukasi masyarakat.
Potong hewan kurban berisiko picu infeksi kulit. Simak tips dokter agar tetap aman saat Iduladha.
PLN memulihkan listrik lebih dari 1,5 juta pelanggan di Sumatra usai gangguan SUTET akibat cuaca ekstrem.
Program kerja sama Cek Kesehatan Gratis antara Gojek dan Kementerian Kesehatan berlangsung sejak Februari hingga Desember 2026, diawali di Palembang dan Bandung
Petugas retribusi Parangtritis dibacok orang tak dikenal. Polisi masih menyelidiki pelaku dan motif penyerangan.