29.830 Calon Manajer KDKMP Masih Tunggu Penempatan, Ini Kata Wamenkop
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Joko Widodo dan Prabowo Subianto. /Antara-dok
Harianjogja.com, BOGOR-Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) TNI AM Hendropriyono memprediksi siapa yang bakal menjadi pemenang pada Pemilihan Presiden 2019. Menurut dia, kombinasi pasangan dari kalangan nasionalis, tokoh agama dan ekonomi bisnis berpotensi memenangkan Pilpres. Apakah Joko Widodo atau Prabowo Subianto?
“Saya sudah pernah sampaikan kalau pemikiran yang cerdas dan pasti menang pada pilpres itu ialah pasangan dari kalangan nasionalis, agama dan ekonomi bisnis," kata Hendropriyono seusai menghadiri pengukuhan Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan sebagai Guru Besar intelijen oleh senat guru besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), di Kampus STIN, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/8).
Kalau ada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dari kalangan nasionalis, agama dan ekonomi, maka Hendropriyono memprediksi akan memenangkan Pilpres 2019. Namun demikian, Hendropriyono enggan membeberkan nama calon pendamping petahana, Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, nama itu masih menjadi rahasia.
"Saya tidak bisa ngomong soal itu [cawapres]. Yang putusin beliau [Jokowi]," kata Hendropriyono.
Guru Besar STIN bidang Filsafat Intelijen ini menyebutkan siapa pun yang menjadi presiden dan wakil presiden akan menghadapi tantangan yang berat ke depan. Tantangan tersebut adalah adanya ancaman disintegrasi sentral yang dapat mengganggu ideologi bangsa Pancasila.
"Ancaman tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 1989, di mana terjadi di Uni Soviet, di mana ideologi komunis diganti. Sehingga menyebabkan negara Uni Soviet pecah," tutur mantan Ketua Umum PKPI ini.
Hal itu juga dapat terjadi di Indonesia dengan mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain. "Itu lah yang menjadi ancaman untuk Indonesia saat ini. Yang penting jangan diotak-atik filsafat bangsa kita, Pancasila. Ancaman terorisme itu kecil ketimbang disintegrasi sentral karena pusatnya yang akan rontok," tegas Hendropriyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
SLB Tunas Bhakti di Pleret, Bantul, direvitalisasi Kemendikdasmen. DPRD Bantul mendorong pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Ahli waris menyoroti biaya perawatan, Pemkot Jogja berencana menata pengelolaannya.
Gelombang pasang menerjang Pantai Pandansimo, Bantul, membuat tiga rumah rusak berat. Warga diminta waspada gelombang tinggi.