Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Prabowo Subianto saat bertemu dengan Susilo Bambang Yudhoyono. /Antara-dok
Harianjogja.com, JAKARTA-Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan pembicaraan nama calon wakil presiden masih cair dibicarakan dengan empat partai politik pengusungnya sebagai capres 2019-2024. Lalu siapa yang bakal dijadikan cawapresnya?
"Pembicaraan kita masih cair, mencari yang terbaik untuk semua," kata Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (3/8) malam.
Dia mengatakan terkait cawapres masih terus dibicarakan, namun yang terpenting niatnya adalah mencari yang terbaik untuk rakyat dan bangsa Indonesia. Menurut dia, terkait survei Alvara Research Center yang menunjukkan elektabilitasnya meningkat dari 27,2 persen menjadi 32,2 persen, yang terpenting dirinya terus bekerja. "Yang penting kami terus kerja. Nanti kalau survei kami pelajari lah ya," ujarnya.
Prabowo mengatakan terkait dukungan Tommy Soeharto, dirinya bersyukur karena dukungan semua pihak dibutuhkan bagi pemenangannya di Pilpres. Menurut dia, dirinya masih tetap bersemangat menjalani proses menjelang pendaftaran pasangan capres-cawapres yang berlangsung dari tanggal 4-10 Agustus 2018.
Sementara Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria mengatakan, partai koalisi telah selesai membahas nama calon presiden di Pilpres 2019, yakni dengan mengusung nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Di koalisi kami sudah selesai di capres. Sekarang tinggal di cawapres. Tapi dalam waktu tidak lama akan kami putuskan cawapresnya," kata Riza dalam diskusi Para Syndicate The Party Forum: Siapa Cawapres Jokowi dan Prabowo? di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat.
Saat ini, parpol koalisi tinggal menggodok nama cawapres yang akan mendampingi Prabowo. "Koalisi pendukung Prabowo masih membahas nama-nama yang diusulkan partai koalisi, baik itu dari Partai Demokrat, PKS, maupun PAN," tuturnya.
Selain itu, koalisi pendukung Prabowo juga mempertimbangkan keputusan Ijtima ulama yang sudah memberikan usulan nama sosok Cawapres pendamping Prabowo, yakni Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri dan Ustad Abdul Somad. Menurut dia, dari nama-nama yang beredar, PKS menyiapkan sedikitnya sembilan nama, dari PAN empat nama dan dari Partai Demokrat ada beberapa nama. Seluruh nama yang diusulkan dibahas secara bersama-sama di rapat internal koalisi pendukung Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.