OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Polisi mengecek lokasi kuburan yang dibongkar orang misterius di Bogor./Suara.com-Rambiga
Harianjogja.com, BOGOR- Sejumlah kuburan warga Tionghoa di Bogor dibongkar orang tak dikenal.
Sebagian warga di Desa Karangasem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) baru saja dibuat heboh. Sejumlah pekuburan yang ada di TPU Kober di daerah itu dibongkar orang tak dikenal alias OTK.
Pemakaman yang dibongkar OTK itu merupakan makam warga Tionghoa di daerah itu atau biasa disebut kuburan Cina.
Menurut pengurus makam, Endom, 65, aksi bongkar sejumlah kuburan Cina itu baru diketahui pada Sabtu (9/6/2018) pekan lalu. Saat itu, dirinya hendak membersihkan area pemakaman, ia terkejut melihat sejumlah kuburan Cina tampak berlobang dan rusak.
"Saya tahu ada makam yang dibongkar pas mau bersihin rumput," kata Endom, Senin (11/6/2018).
Selama 12 tahun bekerja mengurus makam, Endom mengaku baru kali itu melihat makam dibongkar orang misterius. Ia menduga, orang misterius yang membongkar kuburan Cina itu berniat mencari harta karun yang tersimpan di dalam kuburan.
"Saya enggak tahu pasti tujuannya apa. Mungkin ada orang mencari harta atau perhiasan, karena jaman dulu orang Cina kaya yang meninggal, dikuburnya sama barang kesayangan mereka. Makam yang dibongkar ini makam orang kaya," ungkap Endom.
Sementara itu, Kapolsek Citeureup Kompol Darwan membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.
"Iya, total ada enam kuburan, kita masih lakukan penyelidikan terkait motifnya apa. Kemungkinan mencari harta atau yang lainnya. Tapi sampai saat ini belum ada laporan resmi dari pihak keluarga yang makamnya dibongkar," kata Darwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Ceuta meminta pemerintah Spanyol memindahkan 1.100 anak migran tanpa pendamping setelah gelombang 72.000 migran membuat penampungan penuh.
Riset metabolit psoriasis kulit kepala dimulai di Jogja. Paragon dan Corpora Science menargetkan terapi yang lebih efektif bagi pasien Indonesia.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan perekaman SPG GIIAS tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi melanggar sejumlah undang-undang.
Hasto Kristiyanto menegaskan Hari ASI Sedunia menjadi gerakan membangun peradaban. PDIP juga menyoroti pentingnya ASI untuk mencegah stunting.
Anggota DPRD Bantul Herry Fahamsyah mendukung pembahasan RUU LGBTQ agar ada kepastian hukum dan dasar pengaturan yang jelas.