Pria Ini Ditembak Mati Setelah Mengamuk di Katedral Berlin

Newswire
Newswire Senin, 04 Juni 2018 13:17 WIB
Pria Ini Ditembak Mati Setelah Mengamuk di Katedral Berlin

Suasana di Katedral Berlin.

Harianjogja.com, BERLIN -- Seorang pria mengamuk di Katedral Berlim, Minggu (3/6/2018). Pihak kepolisian pun terpaksa menembak mati pria tersebut dan sejumlah petugas bersenjata menutup pintu masuk ke tempat bersejarah di jantung ibu kota Jerman tersebut.

“Tidak lama setelah pukul 16.00 [1400 GMT] polisi menembak seorang pria yang mengamuk di Berlin Cathedral,” kata pihak kepolisian dalam sebuah cuitan. “Dia mengalami luka di kaki.”

Umur dan kebangsaan pria tersebut tidak diketahui. Belum jelas apakah ada orang lain yang terluka dalam insiden di katedral Protestan utama Berlin itu, salah satu objek wisata terkenal di sana, AFP.

Pada perkembangan terpisah, penembakan terjadi di Peckham, London Selatan pada Sabtu (2/6/2018) malam. Polisi bersenjata terjun ke tempat kejadian perkara dan menemukan korban terluka dalam kondisi kritis. Tetapi setelah perawatan, polisi mengatakan kondisinya tidak lagi mengancam jiwa. Korban kedua, berusia 25, menderita luka dangkal setelah juga ditembak dalam serangan yang mengerikan.

Seorang juru bicara Polisi Met mengatakan kepada Mirror Online, "Polisi dipanggil ke Wodehouse Avenue, SE5 pada pukul 7.56 sore hari Sabtu, 2 Juni untuk laporan penembakan."

Petugas, termasuk polisi bersenjata, menghampiri lokasi dan menemukan dua pria berusia 22 dan 25 mengalami luka tembak. Kedua pria itu dibawa London Ambulance Service ke rumah sakit pusat kota London di mana pria berusia 22 tahun itu berada dalam kondisi kritis untuk sementara waktu dan berhasil diselamatkan. Demikian mengutip laporan Mirror.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara/Bisnis Indonesia

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online