BEI Hapus Batas Rp50, Saham GOTO Bisa Turun ke Rp1
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Ledakan di gereja Surabaya, Minggu (13/5/2018)./Ist-Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA- Bom mengguncang Surabaya bertubi-tubi dalam dua hari terakhir. Meski didera duka karena jatuhnya korban, sejumlah orang bahu-membahu bersolidaritas membuat pengamanan.
Surabaya, kota tersibuk kedua setelah Ibukota Jakarta sekaligus ibukota Provinsi Jawa Timur tengah berduka. Serangkaian teror bom mengguncang kota yang dikenal stabil keamanannya. “Suroboyo selama iki paling adem ayem, lah kok malah diserbu,” begitu komentar prihatin Mahmud Syufri, seorang warga kawasan Manyar.
Tempat bermukimnya tergolong dekat dengan salah satu titik pengeboman. “Peristiwa kemarin [13/5/2018] itu kita sangka ada travo PLN meledak,” lanjutnya dengan aksen kental Suroboyoan.
“Dampaknya kini jalanan sekitar kawasan ini sepi. Anak-anak sekolah diliburkan, meski hal ini sejatinya berkenaan dengan awal puasa.”
Meski demikian, bukan berarti kondisi lumpuh. Selain menggelar aksi solidaritas di Tugu Pahlawan, warga secara swadaya turut berperan aktif mengamankan area masing-masing.
“Saya warga biasa, yang ikut bahu-membahu menjaga Kristus Raja, salah satu gereja tua di Surabaya,” papar Pambudi Rezakusuma, karyawan dari sebuah layanan jasa catering.
Bersama para tokoh masyarakat Kecamatan Tambaksari serta perangkat babinsa koramil di mana ia bermukim, warga berkumpul dan membuat jadwal penjagaan dalam radius kecamatan. Hal itu meliputi gereja, masjid, sekolah, serta fasilitas umum lainnya.
Pambudi menambahkan, tak ada potret-potret penjagaan yang dilakukan bersama ini diedarkan. “Demi keamanan bersama,” imbuhnya.
Pengamanan swadaya masyarakat juga dilakukan di daerah kediaman Mahmud Syufri. “Bersama satpam kompleks perumahan, warga berjaga-jaga. Saling mengingatkan bila ada kendaraan atau orang masuk ke sini. Lebih baik lama ditanya-tanya daripada dibolehkan nyelonong langsung. Orang baik-baik mesti kulo nuwun kalau masuk.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Sebanyak 4.136 judul puisi dari 1.687 pengirim meramaikan Sayembara Puisi Festival Sastra Yogyakarta 2026 di Kota Jogja.
Awan panas guguran Merapi sejauh 2.000 meter memicu vegetasi terbakar. TNGM memastikan api tidak berkembang dan telah padam.
Guru PJOK asal Bojonegoro Ahmad Zaki lari sekitar lima jam demi menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.