KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi penangkapan. (Harian Jogja/Gigih M Hanafi)
Harianjogja.com, SEMARANG-Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berinisial CPI (22) ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah. Ia ketahuan membeli narkotika jenis ekstasi secara daring langsung dari Belanda.
Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Tri Agus Heru di Semarang, Rabu (4/4/2018), mengatakan ekstasi pesanan tersangka ini dikirim melalui paket PT Pos. "Bea dan Cukai melaporkan adanya paket berisi ekstasi melalui jasa pengiriman pos dari Belanda," katanya.
Ia menjelaskan, mahasiswa asal Bandung, Jawa Barat tersebut ditangkap oleh petugas BNN usai makan di sebuah warung di Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Dari penggeledahan ditemukan sembilan butir ekstasi yang diwadahi dalam sebuah amplop putih.
Tersangka mengaku ekstasi tersebut dipesan langsung secara online dari Belanda dengan harga Rp800 ribu. "Tersangka membeli ekstasi ini dengan menggunakan Bitcoin," katanya.
Agus mengungkapkan, pelaku sudah dua kali memesan narkotika secara online langsung dari Belanda. Pengungkapan kasus penyalahgunaan yang dilakukan oleh mahasiswa ini, menurut Agus, menunjukkan pelajar di Jawa Tengah masih menjadi sasaran potensial peredaran narkotika.
Ia menjelaskan selama 2017, pelajar menyumbang sekitar 27% penyalah guna narkotika yang mencapai 500.000 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.