Pencurian Pikap di Sleman 'Menggila'

Sunartono
Sunartono Kamis, 25 September 2014 10:20 WIB
Pencurian Pikap di Sleman 'Menggila'

Ilustrasi mobil pikap (JIBI/Solopos TV/Oriza Vilosa)

Harianjogja.com, SLEMAN - Pencuri pikap di Sleman kian menggila. Mereka kembali beraksi di Jalan Alpukat nomor 46 B, Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (24/9/2014) sekitar pukul 04.00 WIB. Sebuah mobil pikap milik Guntur, warga setempat pun raib dibawa kabur.

Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, peristiwa hilangnya pikapnya milik korban berawal saat Selasa (23/9/2014). Mobil itu diparkir di halaman depan rumah korban. Sekitar pukul 19.00 WIB mobil yang diparkir itu sudah dalam keadaan terkunci terutama kedua pintu utama. Meski demikian korban sengaja tidak memberikan kunci pengaman tambahan karena dirasa aman dan sebelumnya tidak pernah terjadi tindak pencurian. Setelah memarkir mobilnya, korban pun beristirahat di dalam rumah dan tidak melakukan pengecekan mobil tersebut hingga pagi hari.

Sekitar pukul 05.00 WIB mobil pikap Mitsubihi Colt 120 keluaran tahun 2012 warna putih nopol H 1464 PW sudah tidak ada di lokasi parkir semula. Korban berusaha mencari tahu ke sejumlah tetangga namun tidak ada yang mengetahui keberadaan mobil tersebut. Kerugian ditaksir mencapai Rp96 juta.

Kapolres Sleman, AKBP Ihsan Amin menegaskan memang akhir-akhir ini marak terjadi kasus pencurian mobil jenis pikap. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih mengedepankan keamanan ketika memarkir mobil. Sebaiknya diberikan kunci pengaman tambahan. Sehingga setiap aksi pencurian dapat dicegah. Untuk kasus-kasusnya sendiri masih dalam penyelidikan petugas di lapangan.

"Tidak hanya pikap, kami imbau semua kalau parkir diberikan kunci pengaman," ungkapnya, Rabu (24/9/2014).

Sebelumnya mobil pikap milik salahsatu pedagang sayur di Jalan Kaliurang Kilometer 7,9 Melati 1 nomor 2 Babadan Baru Condongcatur, Depok, juga raib dibawa kabur pencuri Rabu (10/9/2014) lalu. Korban saat itu mengalami kerugian sekitar Rp120 juta.

Korban adalah Nur Ali Muchsin, 38, warga Dusun Pakis Kulon RT 02 RW 01 Pakis, Magelang. Aksi pencurian dilakukan pada malam. Sehinga selama bulan September 2014 sudah ada dua kasus pencurian mobil pikap.

Modus Pencurian Pikap


  • Pelaku menyasar pikap yang diparkir di pinggir jalan atau di halaman rumah korban.

  • Pelaku kerap beraksi pada malam hari dan tidak meninggalkan jejak.

  • Pelaku kerap beraksi di sekitar pasar atau rumah di pinggir jalan.

  • Selama 2014 sudah ada tujuh kasus pencurian mobil pikap.


 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online