Investor Asing Belum Agresif Borong SBN, Ini Faktor Penghambatnya
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, KULONPROGO - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kulonprogo untuk formasi dokter spesialis obstetri dan ginekologi tidak ada ada pendaftar. Sebab, jumlah lulusan dokter spesialis kandungan masih terbatas.
Kabid Perencanaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kulonprogo Sarji mengatakan dari awal pembukaan, belum ada pendaftar untuk formasi tersebut. Sementara, batas waktu penyerahan berkas hanya tinggal hari ini, Kamis (18/9/2014).
"Sampai saat ini kami belum menerima pendaftaran untuk posisi tersebut. Kalau nanti tetap tidak ada juga tidak masalah, bisa diusulkan lagi kalau memang dibutuhkan," ujar Sarji saat ditemui Harianjogja.com di kantornya, Rabu (17/9/2014).
Sarji mengatakan pengajuan formasi untuk tenaga kesehatan juga cukup krusial. Pasalnya, penyediaan tenaga medis tersebut dipersiapkan untuk Rumah Sakit Tipe D di Sentolo yang kini masih dalam tahap pembangunan. Sayangnya, formasi dokter spesialis kandungan justru belum terisi sampai saat ini.
"Selain dokter kandungan, untuk persiapan rumah sakit itu dibuka juga formasi dokter umum, dokter gigi dan apoteker. Untuk ketiga formasi tersebut sudah cukup banyak yang melamar," jelas Sarji.
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Bambang Haryatno, jumlah lulusan dokter spesialis obstetri dan ginekologi masih terbatas. Umumnya, lanjut dia, lulusan dokter tersebut akan ditugaskan ke daerah masing-masing.
“Kami masih terus mengupayakan agar posisi tersebut dapat diisi. Bahkan, kami juga telah menginformasikan ke sejumlah sekolah yang membuka pendidikan spesialis tersebut. Memang sulit untuk menemukan lulusan tersebut, jika ada pun usianya tidak masuk persyaratan,” papar Bambang.
Lebih lanjut Bambang menandaskan kebutuhan formasi tenaga kesehatan memang akan dialokasikan untuk rumah sakit tipe D. Setelah rumah sakit tersebut beroperasi, setidaknya kebutuhan dokter spesialis kandungan paling sedikit dua orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Pelajar asal Tangerang Selatan terluka setelah diduga ditembak airsoft gun di Jalan Laksda Adisucipto, Sleman. Polisi masih memburu pelaku.
Bank Dunia menyarankan Indonesia menghapus tax holiday dan menggantinya dengan insentif yang lebih efektif untuk mendorong investasi.
Komisi III DPR mendukung wacana Presiden Prabowo melarang total vape untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda.
Daihatsu menghadirkan beragam solusi mobilitas berkelanjutan pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
BPS mencatat Indonesia mengalami deflasi 0,14% pada Juli 2026. Inflasi tahunan tercatat 2,88% dan inflasi tahun kalender mencapai 1,65%.