Puan Desak Polisi Usut Kericuhan Demo 27 Agustus Diusut, GRIB Disorot
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Ratusan warga pesisir Kulonprogo yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) memaksa sosialisasi rencana pembangunan bandara di Dusun Kragon I dan II, Desa Palihan, Kecamatan Temon dihentikan, Rabu (17/9/2014).
Akibatnya, kegiatan sosialisasi yang sedang berlangsung di dua lokasi tersebut sempat tidak kondusif dan berhenti sementara waktu.
Tidak hanya itu, seusai menjalankan aksinya, warga WTT memblokir jalan Daendels hingga kendaraan tidak dapat melintas dan harus balik arah.
Dari pantauan Harianjogja.com sekitar pukul 09.30 WIB ratusan warga yang berasal dari Desa Glagah dan Palihan berarak menuju Rumah Kepala Dusun Kragon II yang terletak di tepi Jalan Daendels.
Mereka berjalan memenuhi ruas Jalan Daendels dengan membawa, bendera WTT, spanduk, dan poster yang bertuliskan penolakan bandara.
Memasuki halaman rumah kepala Dusun Kragon II, ratusan warga dihadang puluhan petugas kepolisian yang bertugas. Mereka tidak diizinkan masuk ke dalam ruangan karena area itu tidak cukup menampung jumlah mereka yang banyak.
Sebagai solusi, petugas mengizinkan perwakilan warga WTT untuk mengikuti sosialisasi dan beberapa warga WTT yang memiliki undangan.
Di tengah-tengah pemaparan tentang rencana pembangunan bandara oleh tim sosialisasi, Humas WTT Martono mengambil mikrofon dan menyatakan warga menolak bandara di Kulonprogo dan meminta sosialisasi di Palihan dihentikan.
Beberapa warga WTT yang berada di dalam ruangan pun berjalan keluar sembari berteriak meminta sosialisasi dihentikan. Warga WTT yang berada di luar beramai-ramai mendekati ruangan sosialisasi dan berteriak mendesak sosialisasi dihentikan.
Mereka juga menarik sekat ruangan yang terbuat dari terpal. Suasana yang tidak kondusif membuat Asisten II Sekertaris Daerah (Sekda) Kulonprogo Triyono ikut bicara dan berinifisiatif untuk menghentikan kegiatan sosialisasi.
Triyono yang bertindak sebagai moderator meminta petugas keamanan untuk memantau keadaan. Setelah, warga WTT keluar ruangan, sosialisasi kembali dilanjutkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Perempuan 64 tahun di Nepal ditemukan selamat setelah 10 hari tertimbun reruntuhan akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Rasuwa.
Kemenpar meminta keselamatan penerbangan menjadi prioritas di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi pembatalan penerbangan.
DPRD Bantul mendorong pemetaan wilayah kekeringan dan pembangunan sumur bor serta jaringan air bersih sebagai solusi permanen.
Kemenhub memastikan refund tiket pesawat 100 persen bagi penumpang terdampak pembatalan penerbangan akibat abu erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.