PILRES 2014 : Warga Minta Timses Tidak Menghindar Soal Pengrusakan Rumah dan Kendaraan

Senin, 07 Juli 2014 12:27 WIB
PILRES 2014 : Warga Minta Timses Tidak Menghindar Soal Pengrusakan Rumah dan Kendaraan

HARANJOGJA/GIGIH M. HANAFI DAMPAK KERUSUHAN-- Warga melihat salah satu motor yang dibakar pasca pengrusakan oleh oknum mahasiswa di Kawasan Babarsari Seturan, Sleman, Rabu (9/5). Pengrusakan oleh oknum mahasiswa tersebut terjadi pada dini hari Rabu (9/5) sekitar pukul 01.30an menyebabkan puluhan rumah rusak dan beberapa mobil rusak.

Harianjogja.com, BANTUL —Warga Dusun Kweni RT 2 Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon berharap Tim Koalisi Merah Putih (KMP) di Bantul selaku tim pemenangan capres Prabowo-Hatta meminta tangggung jawab atas insiden perusakan rumah dan kendaraan dilakukan oleh masa pendukung capres pada hari kampanye rapat terbuka di Bantul, 24 Juni lalu.

Tidak sepantasnya Tim KMP menghindar dari tanggungjawab atas insiden merugikan masyarakat umum tersebut. Adapun Ketua KMP Bantul, Enggar Jatmiko menyatakan kesanggupan menyelesaikan secara kekeluargaan dalam pertemuan dengan kades Panggungharjo disaksikan Kapolsek Sewon pasca kejadian lalu.

"Mustinya jangan sampai lari atau menghindar dari tanggungjawab. Apalagi ada pernyataan kesanggupan yang pernah sampaikan langsunng melalui saya dan waktu itu disaksikan pak kapolsek Sewon," kata Kepala Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon Wahyudi Anggorohadi kepada Harianjogja.com, akhir pekan kemarin.

Namun kesanggupan bertanggungjawab sampai saat ini belum ditunjukkan kepada 12 warga Kuweni yang menjadi korban. Mereka cemas karena sudah mendekati pilpres 9 Juli namun tidak kunjung mendapatkan kepastian. Menurut Kades, perwakilan korban warga Kweni pernah mendatangi rumah Enggar Jatmiko tapi tidak bertemu.
"Malah kami hubungi melalui ponsel juga sulit. Malah terkesan menghindar dari tanggungjawab," ujarnya.

Hingga kemarin, jajaran Tim KMP Bantul belum memberikan penjelasan perihal tanggungjawab terhadap 12 korban insiden perusakan masa pendukung capres Prabowo-Hatta. Ketua DPC Partai Gerinda Bantul Purwanto memastikan masalah tersebut bukan menjadi ranah partainya melainkan Tim KMP terdiri dari banyak unsur parpol. Menurut dia permasalahan tersebut akan segera di bahas oleh majelis KMP.

Purwanto menegaskan pernyataan Tim KMP Enggar Jarmiko yang sedianya menyampaikan kesediaan menanggung ganti rugi seperti dalam pemberitaan media masa bukan sikap partai Gerindra melainkan sikap dan pernyataan pribadi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online