Kepala BGN Jawab Desakan Hentikan MBG, Fokus Benahi Tata Kelola
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos Petugas merekapitulasi perolehan suara dari TPS di Kantor Kelurahan Kepatihan Wetan Solo, Kamis (10/4). Terdapat 6 TPS di Kelurahan Kepatihan Wetan Solo.
Harianjogja.com, JOGJA- Ketua KPUD DIY Hamdan Kurniawan mengatakan jumlah pemilih Pemilu Presiden melonjak ketimbang Pileg. Pada hari terakhir pendaftaran formulir A5 Minggu (6/7/2014), masih banyak warga yang mendaftarnya di panitia pemungutan suara tingkat desa.
“Karenanya data pemilih tambahan belum masuk semua, namun kalau yang lewat KPU Kota/Kabupaten tercatat ada sekitar 6000-7000 pemilih,” ungkap Hamdan kepada Harianjogja, Minggu(6/7/2014).
Ia menjelaskan pengurusan formulir A5 atau surat keterangan pindah memilih ada dua cara, yakni dengan mengurusnya ke KPU kota/kabupaten sesuai dengan tempat tinggal atau ke desa dengan mengurusnya ke PPS. Pendaftaran ke KPU sudah ditutup ada H-10 atau 29 Juni, sedangkan pengurusan ke PPS terakhir pada H-3 atau 6 Juli. KPU juga memberikan kemudahan dengan tidak mengharuskan pemilih mengurusnya langsung ke tempat tinggal aslinya. Namun dapat diuruskan oleh keluarganya, lalu berkasnya dikirim via pos. Pihak yang bersangkutan mendaftarkannya ke KPU kota/kabupaten atau desa yang menjadi domisilinya saat ini.
Menurut dia, rata- rata mereka yang mengurus A5 adalah mahasiswa, tapi ada pula buruh dari luar Jogja. Di Sleman, ia mencatat setidaknya ada 4.500 pendaftar, sedangkan sisanya tersebar di KPU kota dan kabupaten lainnya. Ia mengatakan kondisi ini jauh berbeda dengan Pileg lalu. Saat itu, hanya ada sekitar 3.000 pendaftar formulir A5. Nama- nama pendaftar tersebut juga sudah dimasukan dalam daftar pemilih tetap pada Pileg, herannya pada Pileg pendaftar A5 juga masih banyak, bahkan sampai dua kali lipatnya sendiri.
“Saya melihat antusias warga untuk Pilpres tinggi,” ungkapnya. Tercatat DPT Pilpres adalah sebanyak 2.752.275. Adapun pada H-7, KPU juga telah menetapkan daftar pemilih khusus sebanyak 2.289. Sedangkan pada Pileg lalu, jumlah DPT ialah 2.723.621.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.