Walikota Bantah Transaksi PSK Via Online Digerakkan di Bandung

Kamis, 07 Februari 2013 16:35 WIB
Walikota Bantah Transaksi PSK Via Online Digerakkan di Bandung

Ilustrasi (kabar24)

http://images.harianjogja.com/2013/02/prostitusi-online-Ilustrasi-jibiphoto-300x173.jpg" alt="" width="300" height="173" />BANDUNG—Walikota Bandung Dada Rosada membantah transaksi pekerja seks komersial via online bukan digerakkan dari Bandung.

“Saya yakin para pelakunya bukan orang Bandung,” katanya di sela-sela penyerahan DP4 di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, Kamis (7/2/2013).

Dada mengatakan, program Bandung Agamis akan terus dikampanyekan guna menjadikan Kota Bandung tertib dan islami.

Dia mengisahkan pihaknya pernah membubarkan Saritem sebagai tempat transaksi esek-esek terbesar di Bandung sebanyak 500 orang yang selanjutnya dibina dan diberikan pelatihan.

“Saya harap Bandung Agamis terus berjalan meskipun saat dilakukan beberapa pelatihan ada saja saat itu yang mangkir dan kembali terjun menerima ‘tamu’,” ujarnya. (JIBI/nj)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online