Politik Sepekan: Prabowo Bahas Karhutla hingga Cari KDM

Newswire
Newswire Minggu, 25 Oktober 2026 08:17 WIB
Politik Sepekan: Prabowo Bahas Karhutla hingga Cari KDM

Presiden Prabowo Subianto pimpin Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri, Rabu (21/10/2026)./BPMI Sekretariat Presiden\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah isu politik dan kebijakan pemerintah menjadi sorotan sepanjang pekan ini. Mulai dari Presiden Prabowo Subianto yang membahas perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), strategi fiskal untuk menjaga harga bahan bakar minyak (BBM), hingga momen Presiden menanyakan keberadaan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi atau KDM dalam sebuah rapat koordinasi nasional.

Kantor Berita Antara merangkum lima berita politik terpopuler sepanjang sepekan yang dapat dibaca kembali untuk mengikuti perkembangan pemerintahan dan kebijakan nasional.

1. Prabowo Panggil Menko Polkam hingga Kepala BPGMN Bahas Karhutla

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026). Di antara pejabat yang dipanggil adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman serta Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Satyawan Pudyatmoko.

Pemanggilan tersebut dilakukan untuk mengikuti rapat terbatas yang membahas perkembangan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.

Pembahasan karhutla menjadi salah satu agenda pemerintah dalam merespons perkembangan kebakaran yang terjadi di berbagai daerah.

2. Pemerintah Siapkan Strategi Fiskal untuk Jaga Harga BBM

Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi fiskal untuk menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) hingga akhir tahun. Langkah tersebut dirancang dengan tetap memperhatikan keberlanjutan fiskal negara.

Strategi itu dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Pembahasan tersebut berkaitan dengan upaya pemerintah menjaga harga BBM hingga penghujung tahun sembari mempertimbangkan kondisi keuangan negara.

3. Prabowo Buka Sidang Kabinet, Soroti Tantangan Global

Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Kabinet Paripurna bertajuk "2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri" di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kabinet Merah Putih. Presiden juga menyoroti berbagai tantangan global yang dihadapi pemerintah selama dua tahun terakhir.

Sidang kabinet tersebut menjadi salah satu agenda pemerintahan yang berlangsung pada pekan ini, dengan fokus pada perjalanan kerja pemerintah dan tantangan dari perkembangan situasi global.

4. Prabowo Cari KDM Saat Rakornas TPAKD

Presiden Prabowo Subianto menanyakan ketidakhadiran Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi, yang dikenal dengan sebutan KDM atau Kang Dedy Mulyadi, saat menyapa belasan kepala daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Momen tersebut terjadi dalam acara yang diselenggarakan di Gunung Putri, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026).

"Ke mana KDM itu?" tanya Presiden Prabowo kepada Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan.

Pertanyaan tersebut menjadi salah satu peristiwa yang menarik perhatian dalam rangkaian agenda politik sepekan, terutama karena disampaikan ketika Presiden menyapa para kepala daerah yang hadir dalam kegiatan tersebut.

5. Mendagri Pastikan Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027 Tetap Ada

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memastikan bantuan pemerintah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemerintah daerah (pemda) tetap tersedia pada Tahun Anggaran (TA) 2027.

Kepastian itu disampaikan setelah Tito melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kiprah Kemendagri dalam memberikan bantuan kepada daerah melalui mekanisme kompetisi antardaerah.

“Sesuai perintah dari Bapak Presiden kepada saya tadi di luar ‘Umumkan! Bahwa insentif fiskal (untuk TA 2027) tetap ada’,” kata Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa insentif fiskal bagi pemerintah daerah pada TA 2027 tetap disiapkan. Bantuan itu merupakan bagian dari dukungan Kemendagri kepada daerah melalui mekanisme kompetisi antardaerah.

Kelima berita tersebut merangkum sejumlah agenda pemerintahan selama sepekan, mulai dari penanganan karhutla dan strategi fiskal untuk menjaga harga BBM, hingga sidang kabinet, kegiatan Presiden bersama kepala daerah, serta kepastian insentif fiskal untuk pemerintah daerah pada 2027.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online