Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Masuk Makkah, PPIH Siaga Penuh
Jemaah haji Indonesia gelombang kedua mulai tiba di Makkah lewat Jeddah. PPIH Arab Saudi siapkan layanan penuh dan antisipasi kepadatan.
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan jadwal perjalanan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. Keberangkatan pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai 11 April 2027, sedangkan puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah berlangsung pada 15 Mei 2027.
Rencana perjalanan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 29 September 2026 sebagai pedoman persiapan keberangkatan, pelayanan selama di Tanah Suci, hingga pemulangan jemaah.
Sebelum keberangkatan, jemaah mulai memasuki asrama haji pada 10 April 2027. Pemberangkatan dibagi menjadi dua gelombang, yakni perjalanan menuju Madinah pada gelombang pertama dan menuju Jeddah pada gelombang kedua.
Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho mengatakan rencana perjalanan menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan terkoordinasi.
“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji 2027
Pemberangkatan gelombang pertama dari Indonesia menuju Madinah berlangsung pada 11–25 April 2027. Selama periode tersebut, jemaah juga dijadwalkan mulai bergerak dari Madinah menuju Makkah pada 19 April hingga 3 Mei 2027.
Sementara itu, gelombang kedua diberangkatkan dari Indonesia menuju Jeddah mulai 26 April hingga 10 Mei 2027. Dengan pembagian tersebut, masa operasional pemberangkatan berlangsung selama 30 hari, masing-masing 15 hari untuk setiap gelombang.
Berikut sejumlah tanggal penting dalam rencana perjalanan haji 2027 yang ditetapkan Kemenhaj:
Wukuf di Arafah Dijadwalkan 15 Mei 2027
Setelah seluruh rangkaian keberangkatan, jemaah dijadwalkan bergerak dari Makkah menuju Arafah pada 14 Mei 2027, bertepatan dengan 8 Zulhijah 1448 Hijriah.
Puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 15 Mei 2027, atau 9 Zulhijah 1448 Hijriah. Selanjutnya, Iduladha diperkirakan jatuh pada Minggu, 16 Mei 2027, bertepatan dengan 10 Zulhijah berdasarkan kalender Ummul Qura Arab Saudi.
Rangkaian ibadah kemudian dilanjutkan dengan hari-hari Tasyrik pada 17–19 Mei 2027. Jadwal ini menjadi acuan bagi penyelenggara untuk mengatur mobilisasi jemaah dan kesiapan pelayanan selama pelaksanaan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
Kemenhaj menegaskan bahwa persiapan tidak hanya berkaitan dengan tanggal keberangkatan dan pelaksanaan ibadah. Seluruh unsur penyelenggara juga perlu memastikan kesiapan asrama, penerbangan, pergerakan jemaah, dan layanan selama berada di Tanah Suci.
Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Indonesia
Pemulangan jemaah haji Indonesia juga telah diatur dalam rencana perjalanan tersebut. Gelombang pertama dijadwalkan mulai kembali ke Tanah Air pada 21 Mei 2027 melalui Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah. Proses pemulangan gelombang ini berlangsung hingga 4 Juni 2027.
Adapun pemulangan gelombang kedua dari Madinah melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz dimulai pada 5 Juni 2027 dan berakhir pada 19 Juni 2027. Kedatangan terakhir jemaah haji gelombang kedua di Indonesia dijadwalkan pada 20 Juni 2027.
Berikut jadwal pemulangan jemaah haji 2027:
Teguh menekankan bahwa seluruh pihak harus memahami tahapan dan tanggung jawab masing-masing agar perjalanan jemaah berlangsung sesuai rencana.
“Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya. Setiap proses harus dipersiapkan dengan cermat karena menyangkut perjalanan ibadah dan keselamatan jemaah,” katanya.
Jadwal Haji 2027 Dapat Disesuaikan
Kemenhaj menjelaskan bahwa rencana perjalanan haji 2027 disusun berdasarkan kalender Ummul Qura Arab Saudi. Meskipun sudah ditetapkan melalui keputusan resmi, jadwal tersebut masih dapat disesuaikan apabila pemerintah Arab Saudi menetapkan perubahan tanggal Hijriah atau jadwal penyelenggaraan ibadah haji.
Ketentuan penyesuaian itu tercantum dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026. Karena itu, jemaah dapat menggunakan jadwal tersebut sebagai acuan awal sembari menunggu informasi teknis keberangkatan yang akan disampaikan secara resmi.
Penetapan jadwal sejak dini diharapkan membantu jemaah mempersiapkan berbagai keperluan, mulai dari dokumen perjalanan, pemeriksaan kesehatan, manasik haji, hingga kebutuhan pribadi selama berada di Arab Saudi. Kepastian rencana perjalanan juga menjadi dasar koordinasi pelayanan antara penyelenggara di Indonesia dan Arab Saudi.
Secara keseluruhan, rangkaian penyelenggaraan haji Indonesia pada 2027 dijadwalkan dimulai dengan masuknya jemaah ke asrama pada 10 April, dilanjutkan keberangkatan pertama pada 11 April, dan mencapai puncak ibadah pada 15 Mei. Seluruh rangkaian pemulangan ditargetkan selesai dengan kedatangan terakhir jemaah di Indonesia pada 20 Juni 2027.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Bulog meluncurkan kemasan baru Beras Kita Medium di Bantul untuk memperkuat identitas beras SPHP dan mendukung pangan terjangkau.
MSI Katana 15 HX C14 resmi hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp30,99 juta. Laptop gaming ini dibekali Intel Core i9-14900HX, NVIDIA GeForce RTX 5070,
Inflasi pangan mencapai 5% pada September 2026. BI memperkuat koordinasi dengan Kementan dan menyiapkan instrumen untuk menjaga rupiah.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
ASDP mengonfirmasi KMP Batumandi terbakar saat hendak sandar di Pelabuhan Merak, Selasa sore. Seluruh penumpang dan awak kapal dievakuasi.