Jadwal UEFA Nations League 2026-2027: Belanda vs Jerman hingga Inggris vs Spanyol
Jadwal UEFA Nations League 2026/2027 mulai 24 September. Simak Belanda vs Jerman, Inggris vs Spanyol, dan jadwal lengkapnya.
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Harianjogja.com, JAKARTA— Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada usia 73 tahun, Sabtu (26/9/2026). Putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno itu dikenal sebagai seniman sekaligus politikus yang menjalani perjalanan panjang di dunia seni dan parlemen.
Guruh mengembuskan napas terakhir pada pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Kabar duka tersebut disampaikan Keluarga Besar Soekarno.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra bin Sukarno pada usia 73 tahun," demikian keterangan Keluarga Besar Soekarno, Sabtu (26/9/2026).
Masa Kecil dan Pendidikan Guruh Soekarnoputra
Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Ia merupakan anak bungsu pasangan Soekarno dan Fatmawati.
Kecintaan Guruh terhadap kesenian telah tumbuh sejak masa kanak-kanak. Ketika berusia lima tahun, ia mulai mempelajari tari Jawa, Sunda, dan Bali.
Selain menekuni tari, Guruh juga bermain piano. Ia bahkan sempat membentuk kelompok musik anak-anak dan mementaskan tariannya di atas panggung.
Pendidikan dasar dan menengahnya ditempuh di Perguruan Cikini. Guruh kemudian bersekolah di SMA Negeri 25 Jakarta pada 1967 hingga 1970.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan jurusan Arkeologi di Amsterdam, Belanda.
Bertahun-tahun kemudian, Guruh kembali menempuh pendidikan di dalam negeri. Ia mengambil Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia atau STIAMI pada 2005 hingga 2008 dan meraih gelar Sarjana Administrasi Publik.
Pada 2010, Guruh meraih gelar Magister Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Dua tahun kemudian, ia memperoleh gelar Magister Sains pada Program Studi Ilmu Administrasi dengan konsentrasi Ilmu Administrasi Publik.
Perjalanan Guruh di Dunia Seni
Kesenian menjadi salah satu bagian paling menonjol dalam perjalanan hidup Guruh Soekarnoputra.
Ketika berusia sekitar 12 tahun pada 1965, ia membentuk grup musik The Beat G. Kiprahnya di dunia musik kemudian melahirkan Guruh Gipsy pada 1975.
Guruh Gipsy memadukan musik dengan gamelan Bali dan menjadi bagian penting dari perjalanan musikal Guruh dalam mengeksplorasi kekayaan seni Indonesia.
Eksplorasi tersebut berlanjut melalui berbagai kegiatan seni dan pertunjukan. Pada 27 Maret 1977, Guruh mendirikan Swara Maharddhika yang kemudian berubah menjadi Yayasan Swara Maharddhika pada 1987.
Dua tahun setelah mendirikan Swara Maharddhika, Guruh mendirikan PT Gencar Semarak Perkasa atau GSP.
Guruh juga melahirkan sejumlah pertunjukan besar. Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarno Putra I digelar pada 1979.
Setahun kemudian, ia menghadirkan Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarno Putra II Untukmu Indonesiaku sekaligus memproduksi film semi-dokumenter Untukmu Indonesiaku.
Perjalanan tersebut berlanjut dengan Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarno Putra III Cinta Indonesia. Pada 1986, Guruh menghadirkan Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarno Putra IV Gilang Indonesia Gemilang.
Pada 1987, Guruh menggelar pertunjukan kolosal Jak Jak Jak Jakarta dalam rangka memperingati ulang tahun Jakarta. Pada tahun yang sama, ia juga menggelar Gempita Swara Maharddhika untuk memperingati satu dekade Swara Maharddhika.
Kiprah Guruh di Dunia Film
Jejak Guruh tidak hanya berada di panggung musik dan pertunjukan. Ia juga berkiprah dalam perfilman Indonesia sebagai ilustrator musik sejumlah film.
Beberapa film yang menggunakan ilustrasi musik Guruh antara lain Ali Topan Anak Jalanan, Gita Cinta dari SMA, dan Puspa Indah Taman Hati.
Guruh juga pernah tampil sebagai aktor. Pada 1985, ia memerankan Sunan Muria dalam film Sembilan Wali.
Penghargaan di Bidang Seni
Perjalanan panjang Guruh di bidang seni menghasilkan sejumlah penghargaan.
Komposisi lagu Renjana meraih prestasi dalam Festival Lagu Populer Tingkat Nasional pada 1976.
Guruh kemudian membawa lagu Kembalikan Baliku, yang memenangi Festival Lagu Populer Tingkat Nasional pada 1987, ke World Popular Song Festival di Tokyo, Jepang.
Karya tersebut meraih Kawakami Award dan Audience Selections Award.
Selain itu, Guruh pernah memperoleh penghargaan ilustrasi musik dalam Festival Film Indonesia 1978 di Ujung Pandang.
Guruh Soekarnoputra di Panggung Politik
Di luar dunia kesenian, Guruh juga menjalani perjalanan panjang sebagai politikus. Kiprahnya sebagai anggota DPR berlangsung dari era Orde Baru hingga Reformasi.
Catatan resmi DPR menyebut Guruh sebagai anggota parlemen yang melewati tiga zaman. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota DPR pada periode 1992—1997 melalui Partai Demokrasi Indonesia atau PDI.
Setelah Reformasi, Guruh kembali ke Senayan sebagai politikus PDI Perjuangan. Ia menjadi anggota DPR periode 1999—2004 dan kembali terpilih untuk periode 2004—2009 dari daerah pemilihan Jawa Timur VI.
Daerah pemilihan Jawa Timur VI tersebut meliputi Kota dan Kabupaten Kediri, Kota dan Kabupaten Blitar, serta Kabupaten Tulungagung.
Guruh kemudian kembali terpilih sebagai anggota DPR periode 2009—2014 dan 2014—2019 dari daerah pemilihan Jawa Timur I. Dapil tersebut mencakup Surabaya dan Sidoarjo.
Pada Pemilu 2019, Guruh kembali terpilih sebagai anggota DPR periode 2019—2024 dari daerah pemilihan Jawa Timur VI.
Dalam periode terakhirnya di parlemen, Guruh tercatat sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan dan menjadi anggota Komisi X DPR RI.
Kepergian Guruh Soekarnoputra pada usia 73 tahun menutup perjalanan panjangnya sebagai seniman dan politikus. Ia meninggalkan catatan perjalanan di dunia musik, tari, pertunjukan, perfilman, serta parlemen Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal UEFA Nations League 2026/2027 mulai 24 September. Simak Belanda vs Jerman, Inggris vs Spanyol, dan jadwal lengkapnya.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.