Pelni Minta Semua Kapal Melintas di Laut Jawa Ikut Pantau Virgo Transport 8

Julianus Palermo
Julianus Palermo Minggu, 13 September 2026 19:27 WIB
Pelni Minta Semua Kapal Melintas di Laut Jawa Ikut Pantau Virgo Transport 8

Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB. /Marine Traffic.

Harianjogja.com, SURABAYA—PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) meminta seluruh nakhoda kapal milik perseroan yang berlayar di Laut Jawa ikut memantau keberadaan Kapal Virgo Transport 8 yang dilaporkan hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9/2026).

Sekretaris Perusahaan PT Pelni (Persero) Ditto Pappilanda mengatakan imbauan tersebut ditujukan kepada kapal-kapal Pelni yang melintas di sekitar titik koordinasi kejadian. Para awak kapal diminta melakukan pengamatan visual maupun melalui radar terhadap kapal penumpang yang dibuat pada 1987 tersebut.

"Benar, dari kami turut mengeluarkan imbauan, bagi kapal-kapal Pelni yang saat ini sedang berlayar di Laut Jawa dan di sekitar Banjarmasin, mohon melakukan look out dan pengamatan radar terhadap KM Virgo Transport 8, yang dilaporkan ke Basarnas bahwa kapal tersebut hilang kontak," ucap Ditto dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).

Manajemen Pelni juga meminta nakhoda maupun awak kapal yang berlayar di perairan sekitar lokasi kejadian segera menyampaikan laporan kepada otoritas apabila menemukan keberadaan Virgo Transport 8.

"Jika menemukan dan mendapat informasi kapal tersebut dapat menyampaikan ke Basarnas atau KSOP terdekat," ujarnya.

Sinyal Terakhir Virgo Transport 8

Sementara itu, pergerakan Virgo Transport 8 sebelum hilang kontak sempat terpantau melalui sejumlah teknologi pemantauan maritim. Salah satunya Automatic Identification System of ITS (AISITS) milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Pakar sistem perkapalan ITS Dhimas Widhi Handani mengatakan data tersebut berasal dari Remote Base Station (RBS) serta server AISITS. Berdasarkan data itu, Virgo Transport 8 bertolak dari Terminal Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak pada Sabtu (12/9/2026) pukul 10.00 WIB.

Saat masih berada di area pelabuhan, kapal terdeteksi bergerak dengan kecepatan 0,3 hingga 3,5 knots. Setelah itu, kapal memasuki alur pelayaran barat Surabaya (APBS).

Kecepatan kapal kemudian meningkat setelah memasuki APBS. Dhimas mengatakan laju Virgo Transport 8 terdeteksi mencapai 12 sampai 14 knots.

Ketika berada di sekitar Karang Jamuang pada pukul 12.00 WIB, kapal disebut melaju secara konstan pada kecepatan 13 hingga 14 knots.

“Melalui server AISITS, perjalanan kapal kemudian melanjut ke arah timur laut menuju Banjarmasin, Kalimantan,” kata Dhimas.

Data AISITS selanjutnya mencatat sinyal terakhir yang diterima pada pukul 22.33 WIB. Saat itu, Virgo Transport 8 terdeteksi masih melaju dengan kecepatan 12,9 knots.

Setelah pukul tersebut, data pergerakan kapal tidak lagi masuk ke sistem AISITS. Dhimas menjelaskan kondisi itu dapat terjadi karena kapal keluar dari jangkauan laporan AISITS.

“Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa perangkat AIS (Automatic Identification System) transponder di kapal berhenti mengirimkan data,” ungkap tenaga pengajar Departemen Sistem Perkapalan ITS tersebut.

Pengerahan pengawasan oleh kapal-kapal Pelni menjadi bagian dari upaya memperluas pemantauan di perairan Laut Jawa. Informasi dari kapal yang menemukan atau mengetahui keberadaan Virgo Transport 8 selanjutnya dapat disampaikan kepada Basarnas atau KSOP terdekat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online