Anggaran MBG Capai Rp153,2 Triliun, Pemerintah Perketat Pengawasan SPPG
Anggaran MBG mencapai Rp153,2 triliun hingga September 2026 dengan 57 juta penerima. Pemerintah memperketat standar higiene dan ketepatan sasaran.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman/Istimewa-Gerindra.id
Harianjogja.com, JAKARTA—DPR RI memastikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset akan disahkan paling lambat dalam rapat paripurna pada Desember 2026. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyebut waktu efektif pembahasan yang tersisa sekitar delapan minggu setelah memperhitungkan masa sidang dan masa reses DPR.
"Komisi III terus mempercepat pembentukan RUU Perampasan Aset dan dipastikan disahkan paling lambat saat rapat paripurna DPR RI bulan Desember 2026," kata dia dalam keterangan resmi, Selasa (25/8/2026).
Habiburokhman mengatakan Komisi III DPR akan memanfaatkan rentang waktu tersebut untuk menyelesaikan sejumlah tahapan pembahasan. Agenda itu mencakup Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), penghimpunan aspirasi dan harmonisasi, rapat kerja bersama pemerintah, pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM), hingga pengesahan tingkat pertama dan tingkat kedua di rapat paripurna pada Desember 2026.
Komisi III Gelar 35 RDPU
Menurut Habiburokhman, proses penyerapan aspirasi publik terkait RUU Perampasan Aset telah berlangsung cukup intensif. Komisi III telah menggelar 35 kali RDPU, melakukan 3 kali kunjungan ke daerah, serta menerima masukan secara tertulis dari puluhan elemen masyarakat.
Ia menjelaskan masukan tertulis diperlukan karena waktu pembahasan yang tersisa sudah tidak terlalu panjang. Karena itu, masyarakat yang masih ingin menyampaikan pandangan mengenai RUU Perampasan Aset disarankan menyampaikannya secara tertulis.
"Upaya penyerapan aspirasi tersebut sudah mendekati maksimal, karena peta pendapat masyarakat sudah terfragmentasi," ujarnya.
Habiburokhman berpandangan mayoritas masyarakat mendukung pembentukan RUU Perampasan Aset. Menurut dia, dukungan tersebut juga disertai harapan agar penyusunan regulasi dilakukan secara cermat.
"Sebagian besar masyarakat juga mendukung agar RUU Perampasan Aset disusun secara cermat sehingga menghilangkan potensi korupsi dalam pemberantasan korupsi berupa penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat penegak hukum," katanya.
Dasco: RUU Perampasan Aset Terus Berproses
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga menegaskan bahwa pembahasan RUU Perampasan Aset masih berlangsung di DPR RI. Ia menjelaskan proses pembahasan berada di Komisi III dan membantah adanya pengkajian ulang terhadap rancangan undang-undang tersebut.
"Bukan dikaji ulang. RUU Perampasan Aset pada saat ini sudah berproses di DPR, dan tentunya Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia, dan khususnya komisi teknis, yaitu Komisi III," ujar Dasco di kompleks DPR, Jumat (14/8/2026).
Dasco mengatakan Komisi III DPR saat ini masih mengumpulkan pandangan publik, baik dari organisasi maupun perorangan, terkait RUU Perampasan Aset. Aspirasi tersebut menjadi bagian dari proses pembahasan yang tengah berjalan.
Menurut Dasco, proses pembahasan dan penyerapan partisipasi publik juga tidak berhenti ketika DPR memasuki masa reses. Antusiasme masyarakat dari berbagai kelompok membuat Komisi III tetap menerima masukan.
"Banyak animo dari kumpulan masyarakat, organisasi, profesi, maupun perorangan yang ingin memberikan masukannya. Sehingga kemarin Komisi III pada saat reses pun tetap terus membahas partisipasi publik," imbuhnya.
Dengan waktu efektif sekitar delapan minggu, Komisi III kini harus menyelesaikan rangkaian tahapan pembahasan hingga pengesahan tingkat pertama sebelum RUU Perampasan Aset dibawa ke rapat paripurna untuk pengesahan tingkat kedua pada Desember 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Anggaran MBG mencapai Rp153,2 triliun hingga September 2026 dengan 57 juta penerima. Pemerintah memperketat standar higiene dan ketepatan sasaran.
Tiket MotoGP Mandalika 2026 habis terjual di semua kategori, termasuk royal box. Penyelenggara memastikan tidak menambah kuota tiket.
PT Astra International Tbk berkolaborasi dengan Kemendukbangga/BKKBN memperkuat pencegahan stunting melalui intervensi gizi, layanan Posyandu, dan pendampingan
Sebanyak 86 korban dugaan investasi emas melapor ke Bareskrim Polri. Kerugian ditaksir Rp25 miliar dengan tujuh perusahaan dilaporkan.
Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Tengah 2026 diikuti 490 siswa dari 35 kabupaten/kota. Taj Yasin mendorong pelestarian bahasa Jawa untuk menjaga tata krama dan ka
Pemerintah mempercepat revisi UU Narkotika untuk mengatasi lapas overkapasitas dan memperjelas penanganan pengguna serta pengedar narkoba.