IHSG Ditutup Melemah 0,43 Persen Ikuti Bursa Asia
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Ilustrasi proyek pembangunan./Harian Jogja-freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepolisian mulai memeriksa pihak kontraktor dan sejumlah saksi untuk mengusut kematian bocah berinisial I, 4, yang terperosok ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Penyelidikan dilakukan guna mengetahui ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
Penanganan perkara kini dilimpahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan. Selain memeriksa saksi-saksi, polisi juga telah meminta keterangan dari pihak yang bertanggung jawab atas proyek pembangunan tersebut.
Kapolsek Tebet AKP Ischak mengatakan pihaknya telah memanggil berbagai pihak yang berkaitan dengan proyek, termasuk kontraktor dan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
“Jadi pada saat kejadian ada pihak-pihak yang sudah kita panggil baik proyek maupun pihak-pihak dari saksi maupun yang lainnya,” kata Ischak kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami penyebab insiden yang menewaskan balita tersebut. Berdasarkan informasi awal, lubang proyek itu dipersiapkan sebagai pondasi bangunan yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan lapangan futsal.
Mengenai dugaan adanya unsur kelalaian, Ischak menyebut proses penyelidikan menjadi kewenangan Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan.
“Kemudian kejadian tersebut ditindaklanjuti oleh Polres Jakarta Selatan, yaitu di fungsi PPA,” ujarnya.
Seusai kejadian, lubang proyek tersebut telah ditutup kembali guna mencegah insiden serupa. Polisi juga memasang garis polisi di lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung.
Sebelumnya diberitakan, bocah berinisial I (4) terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, dan terjebak selama kurang lebih empat jam. Korban sempat berhasil dievakuasi dalam keadaan masih hidup, tetapi meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit. Proses penyelidikan kasus ini masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam proyek tersebut.
Kepala Sektor Tebet Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Kusnanto, mengatakan personel pemadam kebakaran turut terlibat dalam proses evakuasi hingga mengantar korban menuju rumah sakit.
"Anggota saya yang melakukan evakuasi dan juga disaksikan oleh warga setempat, masih kondisi hidup. Jadi tidak tertolongnya dalam perjalanan ke rumah sakit," ujar Kusnanto.
Hingga kini, penyebab balita tersebut terjatuh ke dalam lubang proyek masih didalami aparat kepolisian. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui secara pasti kronologi maupun faktor yang menyebabkan insiden tersebut terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.