BRIN Kembangkan Sepatu Lokal Mulai Rp75 Ribu untuk Sekolah Rakyat
BRIN mengembangkan sepatu berbahan karet produksi lokal mulai Rp75 ribu untuk mendukung kebutuhan siswa dalam program Sekolah Rakyat.
Roy Suryo dan Dokter Tifa menegaskan tetap melanjutkan perjuangan hukum setelah Kejari Jakarta Selatan memutuskan keduanya tidak ditahan. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menegaskan akan terus menghadapi proses hukum yang berjalan terkait kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan itu disampaikan setelah keduanya diputuskan tidak ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel).
Usai menjalani proses pelimpahan perkara, Roy Suryo menyatakan dirinya tetap berkomitmen memperjuangkan apa yang diyakininya dalam perkara tersebut. Ia menegaskan tidak terpengaruh oleh berbagai tanggapan yang berkembang di luar proses hukum.
"Ya terus, kami terus berjuang. Kami tidak memperhitungkan siapa yang di luar sana," kata Roy kepada wartawan di Kejari Jakarta Selatan, Senin.
Dalam kesempatan itu, Roy juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah sahabat, rekan, media, serta masyarakat yang selama ini mengikuti perkembangan kasus tersebut. Menurut dia, dukungan yang diberikan menjadi penyemangat untuk menghadapi tahapan hukum berikutnya.
Roy menegaskan bahwa perjuangannya belum berakhir dan proses hukum yang berjalan akan tetap dihadapi hingga tuntas.
"Dan saya hanya ingin menghaturkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT bahwa perjuangan kami belum selesai. Sampai dengan hari ini, kami masih akan terus berjuang menegakkan kebenaran yang ada," katanya.
Pernyataan serupa juga disampaikan Dokter Tifa. Ia mengajak masyarakat untuk tidak takut menyampaikan pandangan yang diyakini benar serta memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
"Kita dukung kebaikan bagi negara ini dengan semua ilmu yang kita miliki. Jangan pernah takut untuk bicara tentang kebenaran," ucap dia.
Sebelumnya, Kejari Jakarta Selatan memutuskan tidak melakukan penahanan terhadap Roy Suryo dan Dokter Tifa yang berstatus tersangka dalam perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Jokowi.
Sebelum proses pelimpahan perkara berlangsung, keduanya sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 17.55 WIB. Mereka datang dengan pengawalan dari Polda Metro Jaya dan langsung menjalani pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi umum Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam keadaan baik. Namun, tim medis menemukan adanya penyakit bawaan yang memerlukan perhatian serta pemantauan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, dokter menilai kondisi kesehatan keduanya belum memungkinkan untuk langsung kembali menjalankan aktivitas tanpa pengawasan medis. Karena itu, tim medis merekomendasikan perawatan inap guna memastikan kondisi kesehatan tetap stabil selama menjalani rangkaian proses hukum yang masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRIN mengembangkan sepatu berbahan karet produksi lokal mulai Rp75 ribu untuk mendukung kebutuhan siswa dalam program Sekolah Rakyat.
James Trafford resmi bergabung dengan Leeds United dari Manchester City dan menjadi kiper asal Inggris termahal sepanjang sejarah.
KAI menyiapkan roadmap Trans Sumatra, sementara China dan Rusia mulai menjajaki investasi proyek Kereta Trans Kalimantan.
Kementerian PU mematangkan Permen SPM jalan tol. Operator wajib memenuhi standar pelayanan sebelum mendapat penyesuaian tarif.
Polda DIY menyita 13.817 botol miras ilegal dan oplosan dari 443 kasus sepanjang Januari-Juni 2026 demi menjaga kamtibmas.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.