650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
DPD RI menemukan penurunan pendapatan pelaku UMKM saat meninjau Sensus Ekonomi BPS di Kota Jogja dan mendorong kebijakan tepat sasaran. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—DPD R menemukan adanya penurunan pendapatan yang dialami sejumlah pelaku usaha saat meninjau pelaksanaan Sensus Ekonomi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) DIY dan BPS Kota Jogja, Selasa (4/8/2026). Temuan tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa aktivitas perekonomian masyarakat masih menghadapi tantangan sehingga perlu menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pemerintah.
Aspirasi yang disampaikan para pelaku usaha selama proses pendataan memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi riil di lapangan. Informasi tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
"Kami menyoroti adanya pedagang atau pelaku usaha yang menyampaikan bahwa pemasukannya menurun. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi juga mengalami penurunan. Kami mendorong bisa dirumuskan kebijakan yang lebih tepat untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan," ungkap Anggota DPD RI DIY R.A. Yashinta Sekarwangi Mega.
Tinjau Langsung Pendataan Pelaku UMKM
Dalam kegiatan tersebut, Yashinta mengikuti proses pendataan yang dilakukan petugas BPS kepada sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Lokasi yang dikunjungi meliputi usaha penjual mainan, pembuat gorden, hingga pedagang di Pasar Senen, Kota Jogja.
Selain menyaksikan jalannya sensus ekonomi, ia juga berdialog dengan petugas BPS serta para pelaku usaha untuk memperoleh gambaran langsung mengenai perkembangan kondisi perekonomian masyarakat.
Ia mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan sensus ekonomi agar menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
"Sebetulnya tujuan utamanya adalah mengikuti kegiatan BPS dalam mengumpulkan data-data dari masyarakat untuk mendukung program sensus ekonomi. Harapannya, dari sensus ekonomi ini kami di pusat, dalam merumuskan kebijakan, dapat mengetahui bagaimana sebenarnya situasi riil masyarakat berdasarkan data-data yang dikumpulkan oleh petugas BPS," ujarnya.
Aspirasi Pelaku Usaha Jadi Bahan Perumusan Kebijakan
Hasil peninjauan lapangan beserta berbagai aspirasi yang disampaikan pelaku usaha akan menjadi masukan penting bagi DPD RI dalam menjalankan fungsi representasi daerah.
Menurutnya, data dan informasi yang diperoleh dari lapangan dapat memperkuat penyusunan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mencerminkan kondisi perekonomian daerah secara nyata.
BPS Harap Masyarakat Berikan Data Secara Jujur
Sementara itu, Kepala BPS Kota Jogja, Joko Prayitno, mengapresiasi kehadiran Yashinta dalam kegiatan peninjauan pelaksanaan sensus ekonomi. Menurutnya, dukungan dari anggota DPD RI dapat meningkatkan motivasi petugas lapangan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat.
"Semoga kehadiran Ibu Yashinta menjadi dorongan bagi petugas lapangan dalam melakukan pendataan serta memberikan semangat untuk memperoleh data yang lebih baik. Kami juga berharap kehadiran Ibu dapat memotivasi masyarakat untuk memberikan data secara jujur, sehingga data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan," ujar Joko Prayitno.
Ia menambahkan, kualitas data yang akurat akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, khususnya di sektor perekonomian, sehingga program yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran.
Melalui peninjauan tersebut, ia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi mampu menghasilkan data yang valid untuk mendukung penyusunan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.