PHK Massal Berpotensi Terjadi di 4 Perusahaan, Ribuan Buruh Waswas
Said Iqbal mengungkap empat perusahaan terancam PHK massal akibat tekanan ekonomi global dan dampak perang Iran-AS-Israel.
Murid SMPN 1 Bantul mengembalikan ompreng seusai menyantap MBG di sekolah tersebut, Rabu (21/1/2026). Pemkab Bantul menyebut dari target 98 SPPG yang akan didirikan di wilayah ini sudah beroperasi sebanyak 82 SPPG. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JAKARTA— Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan berbagai inovasi untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya Food Guard, perangkat berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang mampu mendeteksi gas pembusukan pada ompreng makanan.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari penguatan teknologi yang dibangun BRIN untuk mendukung seluruh rantai pelaksanaan program MBG, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga sistem pemantauan distribusi.
Food Guard Gunakan Multi-Sensor dan AI
Kepala BRIN Arif Satria menjelaskan inovasi tersebut saat menghadiri pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan para periset BRIN di Halaman Tengah Istana Kepresidenan, Kamis (6/8/2026).
Menurut Arif, BRIN mengembangkan berbagai teknologi untuk mendukung program MBG dan sektor pangan, mulai dari mesin pengolah, kemasan, deteksi halal, distribusi, hingga sistem monitoring berbasis AI.
"Salah satu contohnya adalah food guard, perangkat yang ditempatkan pada ompreng untuk mendeteksi gas pembusukan dengan menggunakan multi-sensor dan model AI," ujar Arif.
Dipamerkan di Hadapan Presiden Prabowo
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para periset BRIN juga dimanfaatkan sebagai ajang menampilkan berbagai hasil riset strategis dan teknologi unggulan karya anak bangsa.
Beragam inovasi yang dipamerkan diarahkan untuk mendukung program-program prioritas nasional melalui pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan teknologi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pameran tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat riset dan inovasi sebagai fondasi kemandirian bangsa.
Menurutnya, penguatan riset dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu menghasilkan teknologi yang berkualitas sekaligus relevan dengan kebutuhan pembangunan.
"Hasil riset yang ditampilkan menegaskan dukungan Pemerintah pada penguatan riset dan inovasi sebagai fondasi kemandirian bangsa, melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam menghasilkan teknologi yang berkualitas dan relevan dengan tantangan pembangunan," kata Prasetyo Hadi dalam keterangan pers tertulis yang diterima, Kamis (6/8/2026).
BRIN Tampilkan 15 Booth Inovasi Strategis
Dalam pameran tersebut, BRIN menghadirkan 15 booth yang menampilkan hasil riset dan inovasi dari berbagai klaster teknologi unggulan sebagai turunan dari delapan Agenda Riset Nasional.
Selain inovasi untuk program Makan Bergizi Gratis, teknologi yang dipamerkan mencakup bidang:
Kedirgantaraan dan keantariksaan.
Ketahanan air.
Ketenaganukliran.
Energi dan mineral.
Lingkungan dan pengelolaan sampah.
Perumahan dan kebencanaan.
Kesehatan.
Transportasi.
Pangan dan pertanian.
Pendidikan.
Perikanan.
Pertahanan dan keamanan.
Pelestarian warisan budaya.
Prasetyo menilai berbagai hasil penelitian tersebut tidak hanya memperlihatkan capaian riset nasional, tetapi juga menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menghasilkan solusi atas berbagai kebutuhan strategis.
"Apa yang ditampilkan BRIN bukan sekadar etalase produk riset, melainkan penanda bahwa Indonesia memiliki kapasitas nyata untuk menjawab kebutuhan strategis bangsa secara mandiri, khususnya di bidang strategis seperti pangan, energi, air, kesehatan, pertahanan, dan industrialisasi nasional," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Said Iqbal mengungkap empat perusahaan terancam PHK massal akibat tekanan ekonomi global dan dampak perang Iran-AS-Israel.
Nilai tukar rupiah hari ini 7 Agustus 2026 diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.850-Rp17.950 per dolar AS di tengah penantian data penting.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
BRIN memperkenalkan tabung CNG bertekanan rendah kepada Presiden Prabowo yang diklaim berpotensi mengurangi impor LPG.
GTRA Kulon Progo mendorong konsolidasi lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo untuk mempercepat kepastian hukum dan menyelesaikan sengketa tanah.
Anggota DPRD DIY Aslam Ridlo mengatakan kegiatan literasi dapat menjadi pintu masuk untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan anak.