Anak Muda Berbagai Kota Ikuti RPOM di UGM, Diajak Kembangkan Pangan Lokal
Puluhan anak muda berkumpul di UGM dalam Rembug Pangan Orang Muda untuk mendorong inovasi pangan lokal dan kedaulatan pangan nasional.
Foto ilustrasi bantuan sosial (bansos), dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar Rp900.000 mulai dilakukan pemerintah pada pertengahan Juni 2026. Program bantuan sosial ini ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus menjaga daya beli di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
Meski distribusi bantuan sudah berjalan di berbagai daerah, masih banyak warga yang mempertanyakan alasan BLT Kesra Rp900.000 belum masuk ke rekening atau belum dapat dicairkan. Salah satu faktor yang paling sering menjadi penyebab adalah status desil kesejahteraan yang tercatat dalam basis data pemerintah.
Penentuan penerima bantuan dilakukan berdasarkan pemetaan tingkat kesejahteraan masyarakat. Apabila seseorang tidak masuk dalam kelompok prioritas yang menjadi sasaran program, maka sistem secara otomatis tidak akan menetapkannya sebagai penerima manfaat BLT Kesra.
Sistem desil digunakan pemerintah sebagai dasar untuk menentukan kelompok masyarakat yang berhak memperoleh bantuan sosial. Melalui metode ini, rumah tangga dikelompokkan berdasarkan kondisi ekonomi dan tingkat kesejahteraannya.
Masyarakat yang merasa memenuhi syarat tetapi belum menerima bantuan disarankan melakukan pengecekan data secara mandiri. Langkah tersebut penting untuk memastikan data kependudukan dan kondisi sosial ekonomi telah tercatat dengan benar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Berikut klasifikasi desil yang digunakan pemerintah dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial:
Desil 1: Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau masuk kategori miskin ekstrem.
Desil 2–4: Kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang tergolong rentan miskin.
Desil 5–10: Kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi lebih baik dan relatif sejahtera.
Penetapan desil dilakukan melalui berbagai indikator sosial ekonomi. Pemerintah menilai kondisi rumah tangga berdasarkan jenis pekerjaan kepala keluarga, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, kapasitas daya listrik, kepemilikan aset, hingga indikator kesejahteraan lainnya.
Masyarakat dapat mengetahui status desil dan kepesertaan bantuan sosial secara mandiri melalui aplikasi resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Berikut langkah-langkahnya:
Selain mengecek status desil, masyarakat juga dapat memastikan apakah namanya terdaftar sebagai penerima BLT Kesra Rp900.000 melalui layanan digital Kemensos.
Hingga pertengahan Juni 2026, jadwal pencairan BLT Kesra Rp900.000 di masing-masing daerah masih menyesuaikan mekanisme teknis yang ditetapkan pemerintah daerah dan dinas sosial setempat. Karena itu, masyarakat diimbau rutin memantau informasi terbaru dari pendamping sosial maupun kanal resmi pemerintah agar tidak tertinggal informasi terkait penyaluran bantuan dan proses pencairan dana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puluhan anak muda berkumpul di UGM dalam Rembug Pangan Orang Muda untuk mendorong inovasi pangan lokal dan kedaulatan pangan nasional.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masuk tujuh kandidat Direktur Jenderal WHO. Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027.
Kelurahan Gowongan mengedukasi orang tua tentang TBC pada anak sebagai upaya mencegah penularan dan mendukung pencegahan stunting.
Menag Nasaruddin Umar mendorong pesantren menghidupkan tradisi keilmuan Baitul Hikmah dan melahirkan ilmuwan lintas disiplin.
SIM Keliling Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo, Sabtu 31 Oktober 2026, termasuk layanan SIM Keliling di Kapanewon Nanggulan.