BP Tapera Ajak Anak Muda Manfaatkan KPR Subsidi
BP Tapera mengajak generasi muda memanfaatkan KPR subsidi dengan cicilan ringan, bunga tetap, dan tenor hingga 40 tahun.
Selat Hormuz Iran. - ist
Harianjogja.com, WASHINGTON—Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah Amerika Serikat mengungkap langkah pengamanan yang dilakukan di Selat Hormuz. Dalam perkembangan terbaru, militer AS dilaporkan telah mengalihkan rute ratusan kapal komersial dan menghentikan sejumlah kapal lainnya sebagai bagian dari pelaksanaan blokade di jalur pelayaran strategis tersebut.
Data terbaru yang disampaikan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menunjukkan skala operasi yang cukup besar. Hingga pertengahan Juni 2026, aktivitas pengawasan dan pengendalian lalu lintas laut di kawasan itu terus berlangsung di tengah proses negosiasi yang masih berjalan antara Washington dan Teheran.
Melalui pernyataan yang diunggah di platform X pada Sabtu, CENTCOM menyebut pasukannya telah mengambil tindakan terhadap banyak kapal yang melintasi wilayah tersebut.
"Hingga 13 Juni, pasukan CENTCOM telah mengalihkan rute 141 kapal komersial dan melumpuhkan sembilan kapal untuk memastikan kepatuhan terhadap blokade," tulis CENTCOM melalui platform X.
Situasi ini tidak terlepas dari meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang bermula pada 28 Februari lalu. Pada saat itu, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk wilayah Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan serta menimbulkan korban dari kalangan sipil.
Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah. Teheran menyatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pertahanan diri.
Setelah konflik meningkat selama beberapa pekan, Washington dan Teheran pada 7 April mengumumkan kesepakatan gencatan senjata. Meski demikian, upaya diplomatik yang dilanjutkan melalui perundingan di Islamabad hingga kini belum menghasilkan terobosan signifikan.
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa proses negosiasi Iran dan Amerika Serikat masih terus berlangsung. Fokus pembahasan saat ini diarahkan pada penyusunan rancangan nota kesepahaman yang diharapkan dapat menjadi kerangka dasar bagi kesepakatan kedua negara di masa mendatang.
Di tengah jalannya diplomasi tersebut, situasi keamanan di kawasan belum sepenuhnya stabil. Amerika Serikat dan Iran masih beberapa kali terlibat dalam aksi serangan terbatas yang berlangsung secara terpisah, sehingga ketegangan di sekitar Selat Hormuz dan kawasan Timur Tengah tetap menjadi perhatian komunitas internasional seiring berlanjutnya pembicaraan antara kedua pihak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BP Tapera mengajak generasi muda memanfaatkan KPR subsidi dengan cicilan ringan, bunga tetap, dan tenor hingga 40 tahun.
Simak jadwal bola 29–30 Oktober 2026, mulai Liverpool vs Chelsea, laga Serie A, Liga Champions Wanita, Inter Miami, hingga Persebaya.
Pemda DIY mengusulkan tambahan kuota Pertalite 23.835 KL karena kebutuhan hingga akhir 2026 diproyeksikan mencapai 545.455 KL.
Baznas membuka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026 untuk 300 mahasiswa. Pendaftaran 28 Oktober–9 November, dengan uang saku Rp1 juta per bulan.
UAD menekan volume sampah 20% dan mengolah 100% sampah organik saat sembilan kampus di DIY mendeklarasikan Kampus Hijau.
Pembahasan RUU Perampasan Aset memunculkan perdebatan soal illicit enrichment, kepastian hukum, hak milik, dan potensi intervensi asing.