Chatib Basri Bantah Ditawari Jadi Menkeu oleh Prabowo

Newswire
Newswire Selasa, 09 Juni 2026 21:17 WIB
Chatib Basri Bantah Ditawari Jadi Menkeu oleh Prabowo

Ekonom Chatib Basri di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Harianjogja.com, JAKARTA — Isu reshuffle Kabinet Merah Putih kembali menghangat, terutama terkait posisi Menteri Keuangan. Namun, ekonom senior Chatib Basri dengan tegas membantah kabar dirinya ditawari jabatan tersebut oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan itu disampaikan Chatib usai memenuhi undangan Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut murni membahas perkembangan dan kondisi ekonomi nasional, bukan soal pembagian kursi kabinet.

“Tidak ada pembicaraan terkait jabatan Menteri Keuangan. Kami berdiskusi soal ekonomi,” ujar Chatib kepada awak media.

Spekulasi mengenai posisi Menteri Keuangan memang belakangan mencuat seiring maraknya kabar perombakan kabinet. Nama Chatib Basri disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Purbaya Yudhi Sadewa. Selain itu, nama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga ikut terseret dalam bursa calon.

Meski demikian, Chatib menepis kabar lain yang menyebut dirinya berada dalam forum yang sama dengan Budi Gunadi Sadikin saat bertemu Presiden. Ia menegaskan kehadirannya di Istana bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN), termasuk Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan.

“Saya hadir bersama DEN, tidak ada Pak Menkes dalam pertemuan itu,” tegasnya.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga telah memberikan klarifikasi terkait rumor yang menyebut dirinya akan mundur dari jabatan. Ia memastikan tetap menjalankan tugas sebagai bendahara negara sesuai arahan Presiden.

“Kami mengikuti perintah Presiden. Komitmennya jelas, tetap bekerja,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa beberapa waktu lalu.

Purbaya bahkan menilai isu pergantian dirinya tidak lepas dari spekulasi yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar. Ia menegaskan hingga saat ini kebijakan fiskal tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Senada dengan itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah belum memiliki rencana mengganti Menteri Keuangan. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi guna menjaga stabilitas nasional.

Isu reshuffle kabinet memang kerap menjadi perhatian publik, terutama ketika menyangkut posisi strategis seperti Menteri Keuangan. Namun hingga kini, pemerintah memastikan belum ada perubahan, dan seluruh jajaran tetap bekerja menjalankan agenda pembangunan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online