Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, Kerugian Negara Capai Rp1,03 Triliun
Polda Metro Jaya membongkar sindikat meterai palsu lintas provinsi. Sebanyak 16 tersangka ditangkap dengan barang bukti 3,4 juta meterai.
Foto ilustrasi pengungsi warga Lebanon. - Antara/Anadolu
Harianjogja.com, JAKARTA—Eskalasi konflik di perbatasan Israel-Lebanon kini mulai menyeret korban dari pasukan penjaga perdamaian, termasuk dari Indonesia, setelah satu personel UNIFIL dilaporkan tewas dalam insiden terbaru.
Perkembangan tersebut dikonfirmasi Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, melalui platform X pada Senin (30/3/2026), yang juga menyebut satu personel Indonesia lainnya mengalami luka berat dalam kejadian yang sama.
Guterres mengecam keras insiden pada Minggu tersebut dan menilai kejadian ini menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang semakin membahayakan keselamatan pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik.
“Saya menyerukan semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional serta memastikan keselamatan personel dan properti PBB setiap saat,” ujar Guterres.
Ia turut menyampaikan duka cita kepada Indonesia, khususnya keluarga korban dan rekan satuan, serta berharap personel yang terluka segera pulih.
Di lapangan, kondisi keamanan terus memburuk seiring meningkatnya intensitas serangan lintas batas. Konflik di kawasan tersebut meluas setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 yang kemudian dibalas oleh Iran.
Dampaknya menjalar hingga Lebanon, ketika kelompok Hizbullah ikut menyerang target militer di Israel. Serangan balasan Israel dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 warga di Lebanon dan melukai ribuan lainnya.
Perbatasan Israel-Lebanon kini menjadi salah satu titik paling rawan, dengan korban tidak hanya dari kalangan sipil tetapi juga personel UNIFIL dari berbagai negara.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI menegaskan keselamatan personel Kontingen Garuda tetap menjadi prioritas di tengah situasi yang terus berkembang.
“Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat perkembangan situasi serta dampaknya terhadap Kontingen Garuda,” demikian pernyataan resmi pada 14 Maret.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya membongkar sindikat meterai palsu lintas provinsi. Sebanyak 16 tersangka ditangkap dengan barang bukti 3,4 juta meterai.
Timnas U-20 Indonesia bersiap menghadapi Irak sebelum Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Indonesia diprediksi menang tipis 1-0.
Belanja material di Qhomemart Yogyakarta membawa keberuntungan bagi M. Ravi Ravelino yang memenangkan hadiah utama paket ibadah umrah.
Xiaomi menghentikan dukungan sejumlah HP dalam daftar EOL. Cek Xiaomi 12 Lite dan Redmi yang tak lagi mendapat update rutin
Harta Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam LHKPN 2023 mencapai Rp2,22 miliar. Ia terjaring OTT KPK bersama dua wakil rektor.
Timnas voli putri Indonesia menghadapi Kazakhstan di laga perdana AVC Women's Continental 2026 dengan target menembus enam besar.