Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang

Newswire
Newswire Senin, 10 Agustus 2026 22:17 WIB
Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang

Tangkapan Layar - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). ANTARA/HO-YouTube/Aditya Ramadhan\r\n

Harianjogja.com, JOMBANG—Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 27 Agustus 2026. Kehadiran Presiden diperkirakan meningkatkan mobilitas peserta dan warga Nahdliyin dari berbagai daerah menuju lokasi kegiatan.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan Prabowo dijadwalkan hadir dalam pembukaan muktamar tersebut.

"Insyaallah Presiden datang untuk membuka Muktamar pada tanggal 27 Agustus," kata Gus Ipul di Jombang, Senin (10/8/2026).

Menurut Gus Ipul, kehadiran Presiden berpotensi membuat jumlah warga yang datang ke Jombang meningkat. Selain peserta resmi muktamar, warga NU dari berbagai daerah diperkirakan turut memadati kawasan sekitar lokasi kegiatan.

Kondisi tersebut diperkirakan berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitar tempat penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU, termasuk kawasan pesantren yang menjadi pusat kegiatan. PBNU pun meminta masyarakat memaklumi kemungkinan adanya pengalihan arus maupun kepadatan lalu lintas selama agenda berlangsung.

"PBNU memohon maaf jika nanti selama penyelenggaraan Muktamar ada pengalihan lalu lintas atau mungkin menimbulkan kemacetan. Kami mohon maaf kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar pesantren," ujar Gus Ipul.

PBNU Apresiasi Dukungan Pemerintah dan Warga

Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam persiapan Muktamar ke-35 NU. Dukungan tersebut berasal dari kepolisian, pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jombang, hingga masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

"Kami berterima kasih kepada kepolisian, pemerintah daerah, gubernur, bupati, dan terutama masyarakat di sekitar pesantren yang sejak awal ikut membantu dan mendukung persiapan Muktamar," katanya.

Dalam persiapan terakhir, Gus Ipul bersama Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, K.H. Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengecek kesiapan kamar peserta di Tower 5 Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), Jombang.

Gus Ipul juga memasang stiker pembagian kamar untuk peserta muktamar. Setelah itu, dia memimpin apel panitia yang akan bertugas memberikan pelayanan kepada para peserta selama kegiatan berlangsung.

Rapat bersama panitia lokal juga digelar untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU telah dipersiapkan sesuai rencana.

Muktamar ke-35 NU Digelar di Lingkungan Pesantren Bersejarah

Gus Ipul mengingatkan panitia bahwa pelaksanaan Muktamar ke-35 NU memiliki makna khusus karena berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Lokasi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan sejarah para pendiri NU. Karena itu, Gus Ipul meminta seluruh panitia memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga nilai sejarah yang melekat pada pelaksanaan muktamar.

"Kita kembali ke pangkuan muassis. Karena itu, mari kerahkan seluruh kemampuan kita. Kita berharap dari Muktamar ini mendapatkan keberkahan," ujarnya.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, K.H. Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, juga meminta seluruh panitia memanfaatkan kesempatan menjadi tuan rumah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para kiai, ulama, dan peserta muktamar.

Menurut dia, kesempatan Muktamar NU kembali digelar di Tambakberas merupakan momentum yang belum tentu terulang dalam waktu dekat.

"Seratus tahun lagi belum tentu Muktamar kembali ke Tambakberas. Maka dari itu, mari kita serius melayani para ulama. Niatnya ditata, niat yang ikhlas," kata Gus Rozaq.

Dia mengatakan Tambakberas akan menjadi salah satu pusat perhatian warga Nahdliyin selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Peserta dan warga yang datang tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari luar negeri.

"Seluruh dunia akan memandang Tambakberas. Karena itu, mari kita tunjukkan pelayanan terbaik kita kepada para kiai, ulama, dan seluruh muktamirin," ujarnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, panitia berharap Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung lancar. Dukungan pemerintah, aparat keamanan, masyarakat sekitar, serta seluruh elemen NU menjadi bagian penting dalam memastikan agenda tersebut berjalan tertib, termasuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama Presiden Prabowo menghadiri pembukaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online