Strategi Bluebird Layani 8 Juta Pemudik di Jogja Selama Lebaran 2026

Newswire
Newswire Kamis, 05 Maret 2026 19:02 WIB
Strategi Bluebird Layani 8 Juta Pemudik di Jogja Selama Lebaran 2026

Lonjakan pergerakan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi akan meningkat tajam seiring datangnya bulan Ramadan hingga masa libur Lebaran 2026. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Lonjakan pergerakan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi akan meningkat tajam seiring datangnya bulan Ramadan hingga masa libur Lebaran 2026.

Perubahan pola mobilitas ini dipicu oleh tingginya frekuensi perjalanan harian, agenda silaturahmi, hingga arus mudik dan balik yang berpusat di wilayah selatan Pulau Jawa.

Sebagai titik temu strategis, Yogyakarta menjadi magnet transportasi bagi pendatang yang hendak melanjutkan perjalanan ke berbagai kota penyangga, sehingga membutuhkan layanan transportasi publik yang andal dan mudah diakses.

Guna merespons kebutuhan tersebut, Bluebird  telah menyusun langkah taktis untuk mengoptimalkan layanan armada di titik-titik krusial seluruh DIY. Konsentrasi ketersediaan unit kini difokuskan pada simpul transportasi utama seperti Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, serta Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo.

Langkah ini diambil untuk memastikan integrasi antarmoda, baik bagi penumpang kereta api maupun pesawat terbang, tetap berjalan lancar tanpa hambatan ketersediaan kendaraan saat puncak arus mudik.

General Manager Bluebird Group Jateng & DIY, Wahyu T Cahyono, menjelaskan bahwa posisi DIY sangat vital sebagai pusat konektivitas perjalanan di Jawa.

"DIY memiliki peran penting sebagai simpul konektivitas perjalanan. Karena itu kami memastikan kesiapan armada di titik-titik strategis melalui berbagai layanan untuk mendukung mobilitas masyarakat, baik perjalanan dalam kota maupun ke berbagai daerah di sekitarnya,” tuturnya pada Kamis (5/3/2026).

Kesiapan operasional ini sejalan dengan proyeksi dari Dinas Perhubungan DIY yang memperkirakan angka pergerakan keluar-masuk wilayah mencapai 8 juta orang, atau melonjak hingga dua kali lipat dari total populasi penduduk lokal.

Data internal perusahaan pada tahun sebelumnya menunjukkan tren permintaan yang konsisten meningkat, di mana layanan taksi reguler mencatat kenaikan order sebesar 20% pada masa arus balik. Di sisi lain, tingkat okupansi layanan Cititrans untuk rute menuju Yogyakarta juga terkerek naik sebesar 11% selama periode Hari Raya.

Bahkan, layanan logistik Bluebird Kirim mengalami lonjakan signifikan mencapai 38% selama Ramadan, yang didorong oleh tingginya tradisi pengiriman paket serta hampers antarkeluarga di wilayah perkotaan.

Head of Communications & Community Blue Bird, Sekar Adisty, menyebutkan bahwa momen Ramadan kali ini dibarengi dengan kampanye #MenangBarengBluebird untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pelanggan.

“Kami ingin hadir sebagai teman perjalanan yang membantu pelanggan tetap tenang hingga akhirnya bisa merayakan hari kemenangan dengan lebih bermakna,” ungkapnya terkait tantangan mobilitas selama bulan puasa.

Optimalisasi fitur pada aplikasi MyBluebird, seperti Advance Booking untuk reservasi jadwal buka puasa dan mudik, serta fitur Fixed Price yang memberikan kepastian tarif meski terjadi kemacetan parah di jalanan Jogja, diharapkan mampu mempermudah perjalanan masyarakat di masa libur panjang tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online