Penembakan di SMA Ateneo de Zamboanga Filipina, 4 Tewas dan 9 Luka
Penembakan terjadi di SMA Ateneo de Zamboanga, Filipina. Empat orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka, termasuk siswa dan petugas keamanan.
Pelepasan peserta balik gratis. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Antusiasme masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk kembali ke perantauan melalui fasilitas negara terpantau sangat tinggi. Sebanyak 675 pemudik resmi diberangkatkan dari Halaman Balai Kota Jogja menuju berbagai wilayah di Jabodetabek dalam program bertajuk "Balik Kerja Bareng BPKH 2026", Senin (23/3/2026).
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar di DIY yang mencapai 2.743 orang, sementara kuota yang tersedia hanya untuk 675 peserta. Angka tersebut menunjukkan lonjakan permintaan yang melampaui kapasitas hingga lebih dari 400 persen.
Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Sulistyowati, menyebutkan bahwa tren partisipasi ini terus meningkat setiap tahunnya. "Kondisi tersebut sekaligus mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas transportasi balik pascalebaran yang aman dan terjangkau," ujar Sulistyowati.
Dalam pelaksanaannya, BPKH menegaskan bahwa program ini tetap mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalisme sesuai amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014. Sulistyowati mengklarifikasi bahwa seluruh pendanaan balik gratis ini bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari dana setoran awal milik jemaah haji.
"Kami tegaskan bahwa seluruh pendanaan program ini tidak menggunakan dana setoran awal haji milik jemaah, sehingga pokok dana jemaah tetap terjaga dan dikelola secara syariah,” tegasnya guna menepis kekhawatiran publik.
Secara nasional, program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 ini dilaksanakan serentak di empat titik keberangkatan utama, yakni Jogja, Solo, Surabaya, dan Lampung. Sebanyak 60 bus eksekutif disiapkan untuk melayani total 2.700 peserta di seluruh Indonesia.
Meski demikian, jumlah pendaftar secara keseluruhan menembus angka lebih dari 11.000 orang, yang membuktikan urgensi penyediaan transportasi massal pada periode arus balik Lebaran 2026.
Pemerintah Kota Jogja bersama Rumah Zakat selaku mitra pelaksana turut memberikan dukungan penuh demi kelancaran pemberangkatan ini. Program yang telah memasuki tahun keempat ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
"Sinergi lintas instansi ini menjadi kunci utama dalam memastikan para pekerja dapat kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman di tengah padatnya aktivitas arus balik Lebaran 2026 menuju wilayah ibu kota," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penembakan terjadi di SMA Ateneo de Zamboanga, Filipina. Empat orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka, termasuk siswa dan petugas keamanan.
Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup sampai AS memenuhi komitmen dalam nota kesepahaman, termasuk pencabutan blokade dan sanksi minyak.
Dinkes Sleman menemukan gejala depresi dan kecemasan dari skrining 18.845 anak. Deteksi dini dinilai penting untuk kesehatan mental.
Bea Cukai menggagalkan 32 kasus ekspor emas ilegal senilai Rp846,94 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026.
Kubu Febrie Adriansyah menggugat praperadilan dan mengidentifikasi 30 dugaan pelanggaran, termasuk penggeledahan rumah di Sentul.
Padukuhan Kroco Kulonprogo menjalani verifikasi ProKlim Lestari. Jika lolos, Kroco menjadi kampung ProKlim Lestari pertama di Kulonprogo.