Tarif Mulai Rp500, Ini Daftar Rute Aktif Trans Jogja Hari Ini
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Botol minuman beralkohol atau miras.- Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA — Pemerintah Kerajaan Thailand memberlakukan larangan nasional penjualan dan konsumsi minuman beralkohol selama pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) awal Februari 2026. Kebijakan ini berlaku menyeluruh, mencakup wilayah perkotaan hingga destinasi wisata utama seperti Bangkok dan Phuket.
Larangan tersebut mulai diterapkan pada Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 18.00 waktu setempat dan berakhir pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 18.00. Mengutip laporan Nation Thailand, selama periode 24 jam itu seluruh aktivitas penjualan, penyajian, maupun transaksi minuman beralkohol dilarang di bar, restoran, pusat perbelanjaan, hingga hotel berbintang.
Otoritas setempat menegaskan tidak ada toleransi bagi pelanggaran aturan tersebut. Seluruh tempat usaha dan ruang publik diwajibkan mematuhi kebijakan demi menjaga ketertiban serta kelancaran proses pemungutan suara di Negeri Gajah Putih.
Larangan alkohol saat pemilu merupakan prosedur rutin yang diterapkan Thailand setiap kali pesta demokrasi digelar. Pemerintah menggunakan kebijakan ini sebagai instrumen pencegahan praktik politik uang sekaligus untuk menekan potensi gangguan keamanan dan konflik antarpendukung politik.
Berkaca pada pengalaman pemilu sebelumnya, pembatasan akses alkohol dinilai efektif menjaga stabilitas nasional. Pemerintah Thailand meyakini kebijakan tersebut membantu masyarakat tetap fokus dalam menyalurkan hak pilih secara sadar dan bertanggung jawab.
Di sisi lain, penerapan aturan ini kerap memicu kebingungan di kalangan wisatawan asing. Sejumlah turis mengaku terkejut karena aktivitas hiburan malam dan wisata kuliner harus terhenti sementara, terutama di kawasan wisata populer yang sedang memasuki musim kunjungan tertinggi.
Pelaku usaha perhotelan dan restoran turut merasakan dampak kebijakan tersebut. Penutupan bar dan larangan penyajian alkohol selama satu hari dilaporkan menyebabkan penurunan omzet harian, terutama di Bangkok dan Phuket yang mengandalkan sektor pariwisata malam.
Kepolisian Thailand melalui laporan Khaosod English telah mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat dan pelaku usaha. Setiap bentuk distribusi, penjualan, maupun pemberian minuman beralkohol selama masa larangan dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.
Pengawasan di lapangan diperketat selama periode pemilu. Individu maupun pemilik usaha yang terbukti melanggar aturan akan langsung dikenai sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Thailand.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di NTT. Aktivitas seismik masih terus dipantau.
“Remisi harus menjadi pendorong untuk terus memperbaiki diri, membangun kesadaran, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik,” demikian pesan Menteri
iPhone lipat pertama Apple, iPhone Ultra, dikabarkan hanya akan tersedia di AS pada peluncuran awal September 2026. Pasokan terbatas dan masalah produksi jadi a
Meisya Siregar viral setelah merekomendasikan Bebi Romeo saat ditanya penyanyi dengan fee Rp100 juta. Deretan lagu hits sang musisi kembali jadi sorotan.
40% orang minum 2 gelas kopi per hari, tapi kafein berlebih bikin jantung berdebar. Simak 5 cara hilangkan kantuk tanpa kopi: cahaya terang, power nap, gerak, a