Menyelamatkan Si Miskin dari Muslihat Jahat Bandar Judol
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Ilustrasi prakiraan cuaca BMKG. - ist/BMKG
Harianjogja.com, DENPASAR—Aktivitas pelayaran di sekitar Bali memasuki periode rawan seusai dinamika cuaca laut menunjukkan penguatan angin dan gelombang. Dalam rentang 20–23 Januari 2026, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di perairan Bali.
“Waspadai potensi angin kencang di perairan utara dan selatan Bali,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Senin (19/1/2026).
Berdasarkan analisis kondisi sinoptik, Cahyo menjelaskan pola angin di perairan utara dan selatan Bali diperkirakan bergerak dari arah barat daya hingga barat laut. Kecepatan angin berpotensi mencapai 30 knot atau sekitar 55 kilometer per jam.
Seusai memetakan potensi angin tersebut, BBMKG juga menerbitkan peringatan dini peluang gelombang tinggi. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai hingga empat meter di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, perairan selatan Bali, serta Selat Lombok bagian selatan.
Sementara itu, di perairan utara Bali dan Selat Lombok bagian utara, tinggi gelombang diprakirakan mencapai hingga 2,5 meter. Kondisi ini, menurut BBMKG, berisiko terhadap keselamatan pelayaran dan aktivitas kelautan.
BBMKG merinci batas kewaspadaan bagi setiap pengguna jasa laut. Pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau 27 kilometer per jam serta tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Operator kapal tongkang diminta meningkatkan kewaspadaan saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
"Operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter," ujarnya.
Cahyo mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator pelayaran untuk terus memperhatikan pembaruan informasi cuaca dari BMKG. Informasi terkini dapat diakses melalui laman bbmkg3.bmkg.go.id atau cuaca maritim pada laman maritim.bmkg.go.id. Selain itu, perkembangan cuaca juga tersedia melalui media sosial, di antaranya Instagram @bmkgbali, serta aplikasi Info BMKG, yang menjadi rujukan penting dalam merencanakan aktivitas di laut pada periode rawan angin kencang di perairan Bali ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.