Airlangga Sebut Insentif EV Dikaitkan dengan Kendaraan Nasional
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Seismograf gempa bumi - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya, Maluku, Sabtu pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG mencatat pusat gempa berada di daratan wilayah barat daya Maluku Tengah dengan kedalaman 56 kilometer. Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah seperti Ambon, Liang, Amahai, Kairatu, hingga Seram Utara dengan intensitas III–IV MMI.
BMKG menyampaikan data gempa masih bersifat sementara dan dapat diperbarui seiring masuknya informasi lanjutan. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa Ambon tersebut.
BMKG menyampaikan bahwa data disampaikan pada tahap awal segera setelah kejadian sehingga masih dapat mengalami pembaruan seiring masuknya data yang lebih lengkap.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah,” demikian keterangan BMKG.
BMKG menyebut gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami, namun tetap mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada keterangan mengenai dampak kerusakan maupun korban. BMKG mengimbau masyarakat di Maluku tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi resmi terkait gempa bumi Ambon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.