Gedung KDMP Dipakai Lomba 17-an hingga Nikahan, Ini Kata Dinkop
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.
SD Negeri 3 Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, gergenang banjir, sehingga siswa menjalani proses belajar mengajar secara daring. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Harianjogja.com, KUDUS—Sebanyak 62 sekolah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP), terdampak banjir. Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) sementara dialihkan secara daring atau online.
“Kegiatan belajar mengajar secara daring tetap akan digelar selama sekolah tersebut masih terdampak banjir,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Anggun Nugroho di Kudus, Kamis.
Ia mengungkapkan, jumlah sekolah terdampak akan terus dimutakhirkan seiring curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Banjir akibat intensitas hujan tinggi sejak Jumat (9/1) merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus dan berdampak langsung pada aktivitas pendidikan. Puluhan sekolah dasar (SD) dan TK di berbagai kecamatan terpaksa menghentikan KBM tatap muka.
Disdikpora Kabupaten Kudus pun mengeluarkan imbauan kepada seluruh satuan pendidikan yang terdampak banjir untuk meliburkan siswa dan mengganti KBM dengan pembelajaran daring.
“Seluruh sekolah kami minta mengutamakan keselamatan warga sekolah, terutama siswa. Jangan memaksakan kegiatan tatap muka apabila kondisi tidak memungkinkan dan berisiko,” ujarnya.
Selain itu, Disdikpora meminta pihak sekolah mengamankan aset-aset penting seperti perangkat elektronik, alat peraga, dan buku pelajaran agar terhindar dari kerusakan akibat genangan air.
Para guru juga diminta tetap aktif memantau perkembangan siswa dari rumah melalui WhatsApp Group (WAG) atau platform pembelajaran lainnya. Guru dapat mengajukan izin work from anywhere (WFA) maupun permohonan toleransi keterlambatan.
Sementara itu, Guru Kelas 6 SD Negeri 3 Pasuruhan Lor, Muhammad Sa'id, mengatakan banjir mulai terjadi pada Senin (12/1) siang setelah siswa selesai mengikuti KBM. Sekolah tersebut memiliki 78 siswa yang seluruhnya berasal dari Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor.
“Karena halaman sekolah tergenang banjir, maka siswa diliburkan. Sedangkan pembelajaran tatap muka diganti secara daring,” ujarnya.
Langkah pengalihan KBM ini diharapkan dapat menjaga keselamatan seluruh warga sekolah sekaligus memastikan hak siswa untuk tetap mendapatkan layanan pendidikan di tengah kondisi darurat banjir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kolesterol, kalori, hingga risiko gangguan kesehatan tertentu. Simak penjel
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda