Buntut Penggerebekan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Dicopot dan 3 Anggota Dinonaktifkan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
KH Amal Fathullah Zarkasyi. /Antara.
Harianjogja.com, PONOROGO—Kabar duka datang dari Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo. Pimpinan sekaligus pengasuh PMDG Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., wafat pada Sabtu (3/1/2026) siang saat menjalani perawatan medis di Solo.
Informasi wafatnya KH Amal Fathullah Zarkasyi disampaikan secara resmi melalui akun media sosial PMDG Gontor. Almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 12.14 WIB di RSUD dr. Moewardi, Solo, Jawa Tengah, dalam usia 78 tahun.
Sebagai putra keempat K.H. Imam Zarkasyi—salah satu Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor—almarhum dikenal luas sebagai akademisi dan pemikir Islam dengan kepakaran di bidang akidah, filsafat Islam, dan ilmu kalam. Kiprahnya turut membentuk wajah pendidikan Islam modern di Indonesia.
"Telah berpulang ke rahmatullah Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor) pada Sabtu, 14 Rajab 1447 H atau 3 Januari 2026 pukul 12.14 WIB di RSUD Dr. Moewardi, Solo. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya dan diterima seluruh amal ibadahnya," demikian keterangan resmi PMDG.
Almarhum merupakan putra keempat dari K.H. Imam Zarkasyi, salah satu Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor bersama K.H. Ahmad Sahal dan K.H. Zainuddin Fananie.
KH Amal Fathullah Zarkasyi lahir pada 4 November 1947. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai akademisi dan cendekiawan Muslim dengan kepakaran di bidang akidah dan filsafat Islam, khususnya ilmu kalam, perbandingan agama, dan teologi Islam.
Selain kiprahnya di dunia keilmuan, almarhum juga berperan besar dalam pengembangan pendidikan Islam modern. Ia pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor periode 2014–2020, sebelum kemudian mengemban amanah sebagai pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor hingga akhir hayatnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PMDG belum menyampaikan keterangan resmi terkait prosesi pemakaman almarhum. Kepergian KH Amal Fathullah Zarkasyi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Gontor dan dunia pendidikan Islam, mengingat peran besarnya dalam pengembangan pesantren modern dan keilmuan Islam di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Kejagung membantah kabar penangkapan jenderal Polri. Sementara itu, Polri masih mengecek isu pemeriksaan dua petinggi terkait kerusuhan Jogja.
Aliansi Jogja Memanggil menagih janji Wali Kota Hasto Wardoyo menanggung biaya pengobatan korban kerusuhan 28 Oktober 2026.
Sebanyak 22.866 peserta BPJS PBI APBN di Sleman dinonaktifkan. Pemkab memprioritaskan pasien kronis dan warga miskin untuk reaktivasi.
RSJ Grhasia DIY memperluas layanan kesehatan nonjiwa dengan membangun gedung baru yang akan menyediakan layanan spesialis penyakit dalam, anak, dan kebidanan.
Penerimaan PBB-P2 Bantul mencapai sekitar Rp58 miliar, melampaui target Rp57 miliar. Pemkab tetap mendorong kepatuhan wajib pajak.