Presiden Kolombia Tetapkan Darurat Ekonomi, 53.526 Rumah Rusak
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dilaksanakan secara sederhana serta tidak menampilkan euforia berlebihan, sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera.
“Kami mengimbau untuk tidak dilaksanakan secara euforia yang berlebihan,” kata Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/12/2025).
Imbauan tersebut disampaikan sebagai wujud empati dan solidaritas nasional terhadap masyarakat yang tengah berduka akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Arahan itu disampaikan Mendagri dalam Rapat Evaluasi Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 bersama seluruh kepala daerah yang digelar secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.
Sejumlah pemerintah daerah pun menyatakan komitmennya untuk meniadakan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026, salah satunya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan tidak akan ada pesta kembang api pada malam Tahun Baru 2026 di Jakarta.
Kendati demikian, Pramono menyebutkan perayaan Tahun Baru tetap akan diselenggarakan di Jakarta dengan konsep sederhana dan berorientasi kebersamaan, mengingat posisi Jakarta sebagai ibu kota negara sekaligus kota global yang menjadi sorotan dunia.
“Tetapi yang jelas saya tidak ingin kita menampakkan kemewahan berlebihan dan tidak punya empati dengan apa yang terjadi dengan saudara-saudara kita yang ada di Sumatera,” kata Pramono.
Perayaan Nataru yang digelar secara sederhana diharapkan tetap menjaga suasana kebersamaan, keamanan, serta mencerminkan kepedulian sosial di tengah situasi kebencanaan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.